Turun Drastis, Sampah Malam Tahun Baru di Surabaya Tak Sampai 5 Ton

oleh -593 Dilihat
oleh
Foto: Ilustrasi TPA Benowo-Dok Humas Pemkot/kilasjatim

KILASJATIM.COM, Surabaya – Volume sampah di Kota Surabaya saat perayaan malam Tahun Baru 2026 turun tajam dibandingkan tahun sebelumnya. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya mencatat, timbulan sampah dari aktivitas malam pergantian tahun kali ini tidak sampai 5 ton.

Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan malam Tahun Baru 2025 yang mencapai sekitar 14 ton. Penurunan ini menunjukkan meningkatnya kesadaran warga dalam mengelola sampah sekaligus menahan diri dalam merayakan tahun baru.

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto mengatakan, berkurangnya timbulan sampah tidak lepas dari imbauan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi agar warga tidak menggelar perayaan berlebihan. Imbauan itu disampaikan sebagai bentuk empati atas musibah bencana alam yang menimpa sejumlah wilayah di Sumatera dan Aceh.

“Tahun lalu sekitar 14 ton, tahun ini tidak sampai 5 ton. Aktivitas masyarakat memang berkurang karena mengikuti imbauan wali kota untuk tidak mengadakan acara terlalu ramai,” ujar Dedik dalam keterangannya yang dikutip, Sabtu (3/1/2026).

Meski demikian, DLH tetap menerjunkan petugas kebersihan di sejumlah titik yang biasa menjadi pusat keramaian, seperti kawasan Gedung Negara Grahadi, Taman Bungkul, Wisata Kota Lama, dan Taman Suroboyo.

Dedik menyebut, sampah yang terkumpul didominasi sisa konsumsi masyarakat, seperti botol plastik, kardus, dan sisa makanan. Namun volumenya relatif kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Titik kumpul tetap ada, tapi volumenya tidak banyak. Imbauan pemerintah kota didengar dan dijalankan warga,” katanya.

Ia menegaskan, angka kurang dari 5 ton tersebut merupakan sampah khusus dari aktivitas malam Tahun Baru di ruang publik, bukan total sampah harian Kota Surabaya.

“Ini murni timbulan dari satu malam kegiatan tahun baru di jalanan dan ruang publik, tidak termasuk sampah domestik rutin di TPS. Perbandingannya sangat jauh dan ini perkembangan positif bagi kebersihan Surabaya,” pungkas Dedik. (cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.