BPBD Bondowoso Survei Enam Dusun Terdampak Krisis Air Bersih Pasca longsor

oleh -564 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso melakukan survei dan monitoring pascabencana tanah longsor yang berdampak pada krisis air bersih di enam dusun Desa Klekean, Kecamatan Botolinggo, Sabtu (3/1/2026) sore.

Tim BPBD meninjau langsung sejumlah infrastruktur penyediaan air bersih yang mengalami kerusakan akibat longsor. Dalam survei tersebut, BPBD mencatat beberapa titik krusial, di antaranya sumber air di Desa Penang, tandon pasangan batu beserta pipa transmisi di Desa Penang, serta broncap dan pipa distribusi di Desa Klekean.

Kepala Bidang Logistik dan Rehabilitasi Rekonstruksi (LR2) BPBD Bondowoso, Tugas Riski Bahana, mengatakan kerusakan terparah terjadi pada broncap di Desa Klekean yang selama ini berfungsi sebagai bak penampungan utama sebelum air didistribusikan ke masyarakat.

“Broncap di Desa Klekean mengalami kerusakan cukup serius akibat longsor,” ujar Tugas Riski Bahana.

Ia menjelaskan, selama ini kelebihan debit air dari tandon pasangan batu di Desa Penang dialirkan dan ditampung ke broncap Desa Klekean. Dari broncap tersebut, air kemudian didistribusikan ke enam dusun terdampak di wilayah Desa Klekean.

Selain broncap, BPBD juga menemukan kerusakan pada sejumlah pipa distribusi. Tercatat, pipa distribusi yang rusak masing-masing sepanjang tujuh lonjor, sehingga menyebabkan suplai air bersih ke masyarakat terganggu.

BPBD Bondowoso berharap penanganan darurat dan perbaikan infrastruktur air bersih dapat segera dilakukan agar kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdampak longsor dapat kembali terpenuhi.(wan)

Baca Juga :  Pohon Glodokan Kembang Tumbang Timpa Rumah dan Toko Warga di Bondowoso

No More Posts Available.

No more pages to load.