Mengaku Ketua Aliansi Jurnalis Kediri, Seorang Wartawan Minta Maaf ke PWI Kediri Raya

oleh -549 Dilihat
Wartawan bernama Adi Surya Rusdiono (kiri) yang sempat mengaku sebagai Ketua Aliansi Jurnalis Kediri memohon maaf melalui Ketua PWI Kediri Raya, Bambang Iswahyoedhi (kanan) di Mako PWI Kediri Raya, Senin (29/12/2025). (Foto: PWI Kediri Raya)

KILASJATIM.COM, Kediri – Seorang wartawan bernama Adi Surya Rusdiono menyampaikan permohonan maaf kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kediri Raya, Senin (29/12/2025), setelah sebelumnya mengaku sebagai Ketua Aliansi Jurnalis Kediri dan mencatut nama PWI Kediri Raya.

Adi mendatangi langsung Balai Wartawan PWI Kediri Raya untuk menyampaikan permohonan maaf menyusul beredarnya tangkapan layar percakapan WhatsApp dan pemberitaan yang menyebutkan adanya kerja sama antara Aliansi Jurnalis Kediri dan PWI Kota Kediri.

Dalam percakapan yang beredar, Adi Surya Rusdiono mengklaim dirinya sebagai Ketua Aliansi Jurnalis Kediri serta menyebut telah bekerja sama dengan PWI Kota Kediri. Pernyataan tersebut kemudian memicu klarifikasi resmi dari PWI Kediri Raya yang menegaskan tidak pernah menjalin kerja sama dengan Aliansi Jurnalis Kediri maupun pihak mana pun, khususnya terkait upaya membackingi institusi tertentu.

Di hadapan Ketua PWI Kediri Raya Bambang Iswahyoedhi, Sekretaris, serta perwakilan anggota PWI Kediri Raya, Adi mengakui kesalahannya. Ia juga menandatangani surat pernyataan pengakuan bersalah sekaligus permohonan maaf secara tertulis.

Dalam surat pernyataan tersebut, Adi mengakui bahwa isi pernyataannya dalam percakapan WhatsApp tidak benar dan merupakan karangan pribadi semata. Ia juga menyatakan tidak mengenal serta tidak memiliki hubungan, kerja sama, maupun komunikasi dengan pengurus dan anggota PWI Kediri Raya sebagaimana yang disebutkan sebelumnya.

“Oleh karena itu, melalui surat ini saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), khususnya PWI Kediri Raya, atas pernyataan saya yang tidak benar,” tulis Adi dalam pernyataannya, Senin (29/12/2025).

Baca Juga :  PWI Kediri Raya Bantah Klaim Kerja Sama dengan Aliansi Jurnalis Kediri

Menanggapi hal tersebut, Ketua PWI Kediri Raya Bambang Iswahyoedhi menegaskan bahwa PWI tidak pernah menghalangi wartawan dalam melakukan peliputan atau kegiatan jurnalistik di mana pun, selama tetap mematuhi Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Namun demikian, Bambang menegaskan bahwa pencatutan nama organisasi profesi wartawan tanpa dasar yang sah tidak dibenarkan dan bertentangan dengan aturan, terlebih jika digunakan seolah-olah untuk membackingi institusi tertentu.

“Ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Wartawan harus bekerja secara profesional, sesuai aturan yang berlaku, memiliki kompetensi, serta menjunjung tinggi etika jurnalistik,” tegas Bambang.

Ia juga mengimbau pihak-pihak yang merasa dirugikan atau menemukan kejanggalan terkait klaim yang mengatasnamakan PWI agar tidak ragu melakukan konfirmasi langsung kepada pengurus PWI Kediri Raya.(yud)

No More Posts Available.

No more pages to load.