KILASJATIM.COM, Sidoarjo – Banyaknya aduan warga terkait jalan rusak di Sidoarjo, salah satunya di Jalan Pasar Larangan membuat Wakil Bupati Mimik Idayani meninjau langsung penambalan jalan.
Di lokasi, Mimik juga meminta pengelola pasar segera membersihkan saluran drainase dan got di sekitar Pasar Larangan. Langkah itu dinilai penting untuk mencegah genangan air yang mempercepat kerusakan jalan.
Koordinator Satgas Jalan PUBMSDA Sidoarjo, Bambang Kristanto, mengatakan curah hujan tinggi menjadi faktor utama kerusakan jalan beraspal. Kondisi ini membuat intensitas pekerjaan tim meningkat.

Satgas Jalan, kata Bambang, kini menyiagakan tujuh tim yang tersebar di seluruh wilayah Sidoarjo. Setiap tim beranggotakan delapan hingga sembilan personel, dilengkapi kendaraan pikap dan material aspal cair untuk penanganan cepat di lapangan.
Selain menindaklanjuti laporan warga, tim juga aktif berkeliling memantau kondisi jalan. Jika ditemukan kerusakan, perbaikan langsung dilakukan agar keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan tetap terjaga.
“Di musim penghujan hampir setiap hari kami menerima pengaduan jalan rusak dari masyarakat dan semuanya harus segera ditangani,” ujar Bambang.
Satgas Jalan PUBMSDA Sidoarjo menyiagakan tujuh tim yang siap bergerak cepat ke seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo. Setiap tim terdiri atas delapan hingga sembilan personel yang dilengkapi kendaraan pikap dan material aspal cair untuk menutup lubang jalan.
“Masing-masing tim bekerja tanpa mengenal lelah. Bahkan di musim kemarau pun mereka tetap turun ke lapangan, tidak hanya memperbaiki jalan, tetapi juga membersihkan drainase dari sampah,” jelasnya.
Bambang menambahkan, Satgas Jalan tidak hanya menunggu laporan masyarakat, tetapi juga aktif berkeliling memantau kondisi jalan di berbagai wilayah. Jika ditemukan kerusakan, perbaikan akan segera dilakukan.
“Kami rutin berkeliling untuk mengecek kondisi jalan. Begitu ada kerusakan, langsung kami tangani agar masyarakat tetap nyaman dan aman saat melintas,” pungkasnya. (TAM)
