Khofifah Serukan Bela Negara Lewat Peran Nyata Masyarakat

oleh -690 Dilihat
oleh
Gubernur Khofifah ingatkan Bela Negara tidak dimaknai sempit di era modern saat ini. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh elemen masyarakat meneguhkan kembali semangat bela negara sebagai fondasi menghadapi tantangan zaman dan mewujudkan Indonesia yang maju, tangguh, serta berdaulat.

Ajakan tersebut disampaikan Khofifah dalam rangka peringatan Hari Bela Negara (HBN) ke-77 yang diperingati setiap 19 Desember. Menurutnya, HBN bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi sejarah perjuangan bangsa yang lahir dari situasi krisis.

Khofifah mengingatkan, Hari Bela Negara berangkat dari peristiwa berdirinya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada 19 Desember 1948. Saat itu, Indonesia berada dalam tekanan agresi militer, namun tetap mampu mempertahankan eksistensi negara.

“Tantangan bangsa saat ini tidak hanya bersifat konvensional, tetapi juga mencakup dinamika geopolitik global, krisis energi, disrupsi teknologi, hingga ancaman non-konvensional seperti serangan siber, radikalisme, dan bencana alam,” pesan Khofifah, Jumat (19/12/2025).

Mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”, peringatan HBN 2025 dinilai menjadi pengingat penting bahwa kemajuan bangsa hanya dapat dicapai melalui kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan seluruh rakyat.

Khofifah menegaskan, bela negara tidak lagi dimaknai secara sempit sebagai angkat senjata. Bela negara diwujudkan melalui kontribusi nyata sesuai peran dan profesi masing-masing warga, baik di lingkungan keluarga, tempat kerja, dunia pendidikan, maupun ruang digital.

Ia juga mendorong generasi muda dan aparatur sipil negara untuk menjadikan nilai bela negara sebagai karakter dalam bekerja dan berkarya.

“Indonesia yang maju membutuhkan warga negara yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki tanggung jawab, solidaritas, dan semangat gotong royong,” imbuhnya.

Khofifah menekankan bahwa bela negara merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan, memperkuat ketahanan nasional, serta merawat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga :  Butuh Bendera Merah Putih? Pemkot Sediakan Gratis 13.884 bagi Warga Surabaya

Melalui peringatan Hari Bela Negara ke-77, Khofifah berharap semangat kebangsaan dan cinta tanah air terus tumbuh dan diwujudkan dalam tindakan nyata, seiring dengan pembangunan nasional dan kesiapsiagaan bangsa menghadapi dinamika global. (FRI)