Pengurus PWI Bondowoso 2025–2028 Dilantik, Bupati dan Ketua PWI Tegaskan Peran Strategis Pers dalam Pembangunan

oleh -1375 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bondowoso Masa Bhakti 2025–2028 resmi dilantik dalam prosesi khidmat di Pendopo Raden Bagus Asra (RBA) Bondowoso. Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk menguatkan peran pers sebagai pilar demokrasi sekaligus mitra strategis pemerintah daerah.

Bupati Bondowoso dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus PWI yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa amanah ini bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan tanggung jawab moral dan profesional untuk menjaga marwah pers serta menegakkan etika jurnalistik.

“Pers memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam menyosialisasikan program, mengedukasi masyarakat, dan mendorong partisipasi publik,” tegas Bupati. Ia menambahkan, visi Bondowoso Berkah hanya bisa terwujud apabila pembangunan dipahami, dikawal, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dalam konteks ini, media berperan penting memastikan informasi pembangunan tersampaikan secara akurat, berimbang, dan mudah dipahami publik.

Bupati juga menekankan fungsi kontrol sosial media sebagai pilar keempat demokrasi. Di tengah derasnya arus informasi, maraknya disinformasi, serta perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan, insan pers dituntut tetap profesional, kritis, dan berintegritas. “Insan pers harus mengedepankan akurasi, verifikasi, serta keberpihakan pada kebenaran dan kepentingan publik,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua PWI Bondowoso, Sinca Ari Pangestu, menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak hingga terselenggaranya Konfercab hingga pelantikan hari ini. Ia menegaskan bahwa amanah yang diterima bukan sekadar jabatan struktural, melainkan tanggung jawab moral dan profesional untuk menjaga marwah pers.

Tema pelantikan, “Mengawal Pembangunan Menuju Bondowoso Berkah”, menurut Sinca Ari Pangestu, memiliki makna mendalam. Pers tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pengawal kebijakan publik, pengawas jalannya pembangunan, serta jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga :  Bondowoso Bidik PAD Rp280 Miliar dan Fokus Pengentasan Kemiskinan dalam Lima Tahun ke Depan

“PWI Bondowoso diharapkan mampu menghadirkan pemberitaan yang objektif, berimbang, dan konstruktif. Pers yang profesional menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” ujarnya.

Ketua PWI juga menyoroti tantangan era digital dan hadirnya kecerdasan buatan (AI). AI bisa mempercepat kerja jurnalistik, namun berpotensi menimbulkan penyebaran informasi tidak terverifikasi, manipulasi data, hingga pelanggaran etika jurnalistik jika tidak digunakan bijak. “Insan pers harus meningkatkan kompetensi, memperkuat literasi digital, dan tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Kecepatan tidak boleh mengalahkan akurasi, dan teknologi tidak boleh menggantikan nurani,” tegasnya.

Sinca Ari Pangestu menambahkan, ketahanan informasi publik sangat penting dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan wilayah. Informasi yang baik akan mendorong partisipasi publik yang positif serta kritik yang konstruktif, bukan provokasi yang destruktif.

Di akhir sambutannya, Bupati dan Ketua PWI sama-sama berharap pengurus PWI Masa Bhakti 2025–2028 dapat menjaga soliditas organisasi, bekerja dengan penuh dedikasi, serta terus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah dan kehidupan demokrasi di Kabupaten Bondowoso.(wan)