PLN Pulihkan 93 Persen Kelistrikan Aceh Pasca Bencana

oleh -671 Dilihat
oleh
(Foto: Istimewa-PLN/kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Jakarta – PT PLN (Persero) mengumumkan pemulihan 93 persen sistem kelistrikan di Aceh, membuat lebih dari 1,7 juta warga kembali menikmati listrik setelah wilayah itu dilanda banjir dan longsor. Empat kabupaten yang sebelumnya mengalami pemadaman paling parah—Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues—kini telah kembali terang.

Dalam rapat terbatas saat kunjungan kerja ke Aceh, Minggu (7/12) malam, Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi atas kecepatan pemulihan tersebut. Ia menilai kerja terpadu TNI, Polri, BNPB, pemerintah daerah, serta PLN membuat aktivitas warga dapat kembali bergerak. “Semua pihak bekerja keras,” ujar Presiden dalam keterangan tertulis yang dikutip, Senin (8/12/2025).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menambahkan bahwa percepatan pemulihan kelistrikan menjadi arahan Presiden sejak awal bencana. Karena itu, Kementerian ESDM dan PLN berkolaborasi dengan berbagai lembaga untuk memastikan pasokan listrik kembali stabil secepat mungkin.

“Pemulihan di empat kabupaten berjalan lancar. Ini pekerjaan berat, tapi kolaborasi lintas sektor membuatnya bisa tercapai,” kata Bahlil.

Ia menekankan pentingnya listrik bagi layanan publik, komunikasi, hingga aktivitas ekonomi warga di masa darurat.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyebut kehadiran Presiden di lokasi bencana memberi suntikan moral bagi para petugas yang bekerja tanpa henti di lapangan. Menurutnya, kenaikan progres dari 81 persen menjadi 93 persen dalam waktu singkat mencerminkan kuatnya koordinasi dan dedikasi tim.

Ia menjelaskan bahwa sistem kelistrikan Aceh masih membutuhkan proses sinkronisasi selama 24 jam agar pasokan benar-benar stabil dan tidak menimbulkan pemadaman bergilir. “Sinkronisasi penting untuk memastikan jaringan kembali kokoh,” ujarnya.

PLN memprioritaskan pemulihan listrik di fasilitas vital seperti rumah sakit, posko pengungsian, kantor pemerintahan, dan jaringan telekomunikasi. Pasokan ke rumah warga dilakukan bertahap setelah memastikan lokasi aman dari genangan air. Petugas juga tetap bersiaga untuk mengantisipasi gangguan susulan.

Baca Juga :  Ekstrak Kelor Antarkan Pelajar Jatim Juara 1 Taiwan International Science Fair 2023

Darmawan mengatakan tantangan terbesar muncul ketika banjir dan longsor lanjutan kembali merobohkan sejumlah tower transmisi di titik yang sebelumnya tidak terdampak. Kondisi ini memaksa PLN melakukan identifikasi ulang jaringan, menambah personel, serta membangun tower darurat dalam waktu singkat.

“Cuaca kembali buruk dan merobohkan tower di lokasi baru. Tapi berkat kerja bersama TNI, Polri, Pemda, BNPB, BPBA, hingga masyarakat, semua kendala itu bisa teratasi,” pungkasnya.(cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.