Daop 8 Simpan 197 Tumbler Tertinggal Sepanjang 2025

oleh -413 Dilihat
oleh
Penumpang di Stasiun Gubeng sedang mengisi ulang menggunakan thumbler. (Foto: Daop 8-Ist/kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Daop 8 Surabaya mencatat 197 botol minum atau tumbler tertinggal di stasiun maupun di dalam kereta sejak Januari hingga Oktober 2025. Temuan ini paling sering masuk layanan Lost and Found, karena banyak penumpang lupa membawa kembali barangnya saat turun.

Manager Humas Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengatakan dari seluruh temuan tersebut baru 24 tumbler yang sudah diambil pemiliknya, sementara 173 lainnya masih tersimpan di petugas.

“Semua barang temuan kami amankan dan menunggu pemiliknya untuk mengambil kembali,” ujarnya, Jumat (27/11/2025).

Luqman menambahkan, temuan tumbler yang tinggi tidak hanya soal kelalaian penumpang, tetapi juga momentum untuk mendorong kebiasaan membawa botol minum pribadi. Fasilitas water station kini tersedia di sejumlah stasiun keberangkatan, mulai Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, Malang, Lamongan, hingga Sidoarjo.

“Kami mengajak pelanggan membawa tumbler sendiri karena water station sudah tersedia. Penumpang bisa mengisi ulang air minum sebelum naik kereta, lebih hemat dan mengurangi sampah plastik,” jelasnya.

KAI juga mengimbau penumpang segera melapor ke petugas jika merasa kehilangan barang. Petugas kemudian akan mencocokkan laporan dengan data temuan di layanan Lost and Found.

“Jika barang yang dilaporkan sesuai, penumpang cukup menunjukkan identitas dan bukti kepemilikan untuk mengambilnya,” terang Luqman.

Barang temuan di wilayah Daop 8 dapat diambil di Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, atau Stasiun Malang. Petugas, lanjutnya, akan mencatat, menyimpan, dan mengamankan barang hingga pemilik datang.

Luqman menegaskan bahwa edukasi kepada penumpang akan terus dilakukan, terutama agar lebih teliti memeriksa barang sebelum turun dari kereta. “Imbauan ini untuk kenyamanan bersama, baik bagi penumpang maupun petugas,” katanya.(cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.