Surabaya dan Jatim Hari Ini, BMKG: Waspadai Hujan Petir dan Cuaca Lembap

oleh -560 Dilihat
oleh
(Foto; Ilustrasi-Ist/kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Warga Surabaya diimbau waspada terhadap potensi hujan petir pada Selasa, 28 Oktober 2025. Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), cuaca di sejumlah wilayah Kota Pahlawan akan disertai kilat dan petir, meski hujan hanya terjadi dengan intensitas ringan.

BMKG memprediksi hujan ringan di Kecamatan Gunung Anyar dan sekitarnya. Namun, kondisi atmosfer yang tidak stabil berpotensi memicu petir secara sporadis di beberapa titik kota. Masyarakat diminta menghindari area terbuka dan menjauh dari pepohonan tinggi saat cuaca berubah ekstrem.

Suhu udara di Surabaya berkisar 24–32 derajat Celsius dengan kelembapan 69–98 persen, menandakan cuaca cukup lembap dan membuat udara terasa gerah. BMKG mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan agar menyiapkan payung atau jas hujan, serta memantau pembaruan cuaca secara berkala.

Cuaca Jawa Timur Didominasi Hujan Ringan

Secara umum, wilayah Jawa Timur pada Selasa (28/10) diprediksi mengalami cuaca berawan hingga hujan ringan. Beberapa daerah seperti Lamongan dan Surabaya berpotensi diguyur hujan disertai petir.

Suhu udara di Jatim berkisar 17–32 derajat Celsius, dengan kelembapan udara cukup tinggi, antara 65–99 persen. Kondisi ini menunjukkan udara lembap yang berpotensi menimbulkan hujan lokal di sejumlah daerah.

Berikut beberapa wilayah dengan potensi hujan di Jawa Timur hari ini:

  • Lamongan – Hujan petir, suhu 24–30°C, kelembapan 70–97%
  • Surabaya – Hujan petir, suhu 25–32°C, kelembapan 74–96%
  • Malang dan Kota Batu – Hujan ringan, suhu lebih sejuk 17–29°C
  • Jember, Blitar, Kediri, Sidoarjo, dan Mojokerto – Hujan ringan, suhu 23–32°C
  • Pasuruan dan Probolinggo – Berawan hingga hujan ringan
  • Madura (Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep) – Hujan ringan dengan kelembapan tinggi
Baca Juga :  Belanda Jadi Korban Adu Penalti, Maroko Lolos

BMKG juga memperingatkan potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Jawa Timur hingga 29 Oktober 2025, dengan kemungkinan hujan lebat dan angin kencang di daerah pegunungan dan pesisir selatan.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda, BMKG, mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan perubahan cuaca secara tiba-tiba. “Aktivitas luar ruangan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi langit. Jika mulai mendung tebal atau terdengar suara guntur, segera cari tempat berlindung,” ujarnya.

Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap genangan air dan potensi pohon tumbang, terutama bagi pengendara roda dua. (cit)