RSUD Sidoarjo Rawat 13 Santri Korban Ambruknya Mushola Ponpes Al Khoziny, Dua Diamputasi

oleh -757 Dilihat
oleh

KILASJATIM.COM, Sidoarjo – Kondisi para santri korban ambruknya mushola di Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, terus dipantau tim medis RSUD Sidoarjo. Hingga Kamis (2/10/2025), sebanyak 13 santri masih menjalani perawatan intensif, termasuk dua di antaranya yang harus menjalani amputasi.

Direktur RSUD Sidoarjo, dr Antok Irawan, mengatakan sebagian besar pasien dalam kondisi stabil, meski beberapa membutuhkan operasi besar. “Total ada 13 santri yang masih kami rawat. Kondisi mereka stabil, namun ada yang menjalani tindakan operasi, termasuk amputasi,” ujarnya.

Salah satu yang menyita perhatian adalah Haikal, santri yang berhasil bertahan setelah tertimbun reruntuhan selama dua hari. Meski fisiknya lemah, Haikal tetap mampu berkomunikasi lancar. “Haikal ini luar biasa. Proses evakuasinya lama, tapi dia tetap bisa bercerita dengan jelas,” kata Antok.

Selain Haikal, sejumlah santri lain yang masih dirawat antara lain Wahyudi (15), yang baru menjalani operasi; Al Fatih, putra ustaz Abdul Hanan dari Bangkalan, dengan luka ringan; dan Taufan Saputra Dewa (17), yang mengalami lebam di kaki.

Kondisi paling berat dialami Abdul Rozi (13). Setelah sehari sebelumnya diamputasi lengan kiri, Kamis ini ia kembali harus menjalani amputasi pada kaki. Menurut dr Antok, tindakan tersebut terpaksa dilakukan karena aliran darah terhambat sehingga jaringan mengalami kerusakan.

“Secara tulang tidak ada masalah, tapi pembuluh darah terjepit dan jaringan sudah membusuk. Jadi amputasi memang menjadi satu-satunya jalan,” jelasnya.

Meski menghadapi luka serius, para santri menunjukkan semangat dan mental yang kuat. Tim psikologi rumah sakit turut mendampingi proses pemulihan mereka. “Saya lihat anak-anak ini luar biasa. Ada yang tetap lahap makan meski baru diamputasi, bahkan ada yang hanya minta kue karena terbiasa sederhana,” ujar Antok.

Baca Juga :  Pemkab Lumajang Tetapkan Status Tanggap Darurat Usai Awan Panas Semeru

Dari 13 pasien, satu masih dirawat di ICU untuk observasi ketat. Sementara beberapa yang kondisinya membaik diperkirakan bisa segera dipulangkan.(TAM)

No More Posts Available.

No more pages to load.