Gempa Sumenep Ganggu Perjalanan KA di Jatim, Empat Kereta Alami Keterlambatan

oleh -827 Dilihat
oleh
(Foto: Ilustrasi-dok/ist)

KILASJATIM.COM, Jember – Perjalanan empat kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember sempat terhenti setelah gempa bermagnitudo 6,5 mengguncang Jawa Timur pada Selasa (30/9/2025) pukul 23.49 WIB.

Gempa yang berpusat 50 kilometer tenggara Sumenep itu terasa hingga jalur kereta api dari Pasuruan sampai Banyuwangi. Sebagai langkah pengamanan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menerapkan prosedur Berhenti Luar Biasa (BLB) di sejumlah titik.

“Perjalanan kereta dihentikan sementara untuk memastikan jalur, jembatan, terowongan, dan fasilitas operasi tetap aman sebelum perjalanan dilanjutkan,” kata Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, Rabu (1/10/2025).

Empat kereta yang mengalami BLB adalah:

  • KA 293 Tawangalun relasi Malang–Ketapang, berhenti di petak Banyuwangi Kota–Argopuro.
  • KA 210 Mutiara Timur relasi Ketapang–Surabaya Pasarturi, berhenti di petak Mrawan–Garahan.
  • KA 240F Ijen Ekspres relasi Ketapang–Malang, berhenti di petak Malasan–Leces.
  • KA 147 Blambangan Ekspres relasi Pasarsenen–Ketapang, berhenti di petak Bangil–Pasuruan.

Pemeriksaan menyeluruh dilakukan Unit Jalan dan Jembatan (JJ). Pada Rabu (1/10) pukul 00.35 WIB, seluruh lintas dinyatakan aman kembali dilalui.

Namun, penghentian darurat itu menyebabkan keterlambatan kedatangan: KA Tawangalun terlambat 17 menit, KA Mutiara Timur 43 menit, KA Ijen Ekspres 45 menit, dan KA Blambangan Ekspres 17 menit.

Meski demikian, PT KAI memastikan perjalanan kereta api di Daop 9 kembali normal pascagempa.(cit)

Baca Juga :  Gempa Terkini 6,6 M (Magnitudo) Terjadi di Tuban

No More Posts Available.

No more pages to load.