Basarnas: Mushala Ponpes Al Khoziny Ambruk akibat Kegagalan Konstruksi

oleh -1193 Dilihat
oleh
(Foto: Dok/kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Sidoarjo – Tim SAR gabungan memastikan penyebab ambruknya bangunan tiga lantai mushala di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, dipicu kegagalan konstruksi. Bangunan yang difungsikan sebagai mushala sekaligus asrama santri putra itu runtuh saat digunakan untuk salat Asar, Senin (29/9/2025) sore.

Hingga Rabu (1/10/2025), proses evakuasi masih berlangsung. Sebanyak 91 orang diperkirakan masih terjebak di balik reruntuhan.

Kepala Subdirektorat Pengendali Operasi Bencana Basarnas, Emi Frizer, menjelaskan hasil analisis tim bersama ahli konstruksi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menunjukkan bahwa runtuhnya bangunan disebabkan kegagalan struktur penahan beban. “Konstruksi bangunan ini mengalami pancake collapse, yakni runtuh secara vertikal dan lantai bertumpuk satu sama lain,” katanya di Posko Al Khoziny.

Fenomena runtuhan tersebut membuat akses ke ruang-ruang di bawah puing tertutup hampir total. Tim SAR hanya bisa menjangkau melalui celah sempit dengan bantuan kamera khusus dan komunikasi suara.

Emi menambahkan, struktur di bagian kolom tengah kini melengkung membentuk huruf U. Kondisi ini menandakan elastisitas bangunan tidak normal. “Seharusnya jika konstruksi gagal, dia patah. Tetapi yang terlihat justru melengkung. Artinya beban yang ditanggung tidak sesuai standar sehingga tercipta ruang-ruang sempit yang sulit diakses,” jelasnya.

Temuan ini memperkuat dugaan bahwa bangunan mushala tidak mampu menahan beban secara keseluruhan. Selain mempersulit proses evakuasi, kondisi tersebut juga menjadi peringatan serius terkait standar keamanan konstruksi fasilitas pendidikan.(cit)

Baca Juga :  Jatim Siapkan Rekrutmen ASN Guru 2026, 1.300 Guru Masuk Masa Pensiun

No More Posts Available.

No more pages to load.