Musholla Ponpes Al-Khoziny Ambruk, Polda Jatim Turunkan Ratusan Personel

oleh -633 Dilihat
oleh
Oplus_131072

KILASJATIM.COM, Surabaya – Tragedi menimpa Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Senin (29/9/2025) sore. Gedung tiga lantai yang tengah dalam proses pembangunan runtuh, menimpa musala di lantai dasar yang saat itu dipakai santri untuk bersiap melaksanakan salat Asar berjemaah.

Hingga Senin malam, aparat gabungan masih melakukan penyisiran di antara puing-puing untuk memastikan tidak ada korban tertinggal.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menyebutkan jumlah korban sementara mencapai 83 orang. Dari jumlah itu, satu santri meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka dengan tingkat keparahan berbeda.

“Data sementara, total ada 83 korban yang berhasil dievakuasi,” kata Abast di lokasi kejadian, Selasa (30/9/2025) dinihari.

Rinciannya, RSI Siti Hajar menerima 45 korban (44 luka-luka, 1 meninggal), RSUD Sidoarjo merawat 34 korban luka, dan RS Delta Surya menampung 4 korban luka.

Abast menegaskan jumlah pasti masih bisa berubah karena evakuasi dan pendataan masih berlangsung hingga malam.

Untuk mendukung evakuasi, Polda Jatim mengerahkan satu pleton Sabhara, satu pleton Brimob, serta tiga SSK dari Polresta Sidoarjo. Mereka bekerja bersama tim SAR, TNI, BPBD, dan relawan.

“Proses evakuasi dan penyisiran masih dilakukan untuk memastikan seluruh korban tertangani,” ujar Abast.

Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab robohnya gedung. Namun, diketahui bangunan yang runtuh baru saja dilakukan pengecoran di lantai keempat. Aparat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan faktor yang memicu kegagalan konstruksi.(cit)

Baca Juga :  Mudik dan Libur Lebaran, BPJS Kesehatan Bojonegoro Jamin Pelayanan Terbaik