Exit Meeting BPK RI Perwakilan Jawa Timur: Dorong Bondowoso Perkuat Penanggulangan TBC

oleh -1139 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Provinsi Jawa Timur menggelar Exit Meeting pemeriksaan kinerja pendahuluan terhadap upaya Pemerintah Daerah dalam penuntasan Tuberkulosis (TBC) Tahun Anggaran 2024 dan 2025, Kamis (25/9/2025), bertempat di Peringgitan Pendopo RBA Bondowoso.

Dalam kesempatan tersebut, BPK RI menekankan pentingnya koordinasi lintas stakeholder, termasuk rumah sakit, puskesmas, dan pemerintah daerah, untuk memperkuat penanganan TBC di Kabupaten Bondowoso.

Salah satu rekomendasi yang mengemuka adalah renovasi ruang rawat inap agar pasien TBC tidak berpotensi menularkan kepada pasien lainnya, serta penekanan disiplin penggunaan masker bagi penunggu pasien.

Direktur RSUD Bondowoso, Dr. Yus Priyatna, menegaskan bahwa secara fasilitas, ruangan khusus TBC sudah tersedia di rumah sakit maupun puskesmas. Namun, yang perlu digencarkan adalah edukasi kepada masyarakat.

“Masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya memakai masker di rumah sakit. Padahal, hal ini sangat krusial untuk mencegah penularan TBC,” ujar Dr. Yus.

Ia juga menambahkan, pihaknya menerapkan sistem jemput bola melalui kunjungan rumah bagi pasien yang tidak datang mengambil obat.

“Semua pasien harus menjalani pengobatan minimal enam bulan. Kalau kurang dari itu, risikonya penyakit bisa kambuh kembali,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Yus menilai meningkatnya angka penemuan kasus TBC justru merupakan capaian positif.

“Semakin banyak kasus ditemukan, semakin banyak pula yang bisa kita obati. Ini sejalan dengan target nasional Indonesia bebas TBC tahun 2029,” pungkasnya. (wan)

Baca Juga :  Karel Mainaky Puji Penampilan Ana/Trias di Malaysia Open 2026

No More Posts Available.

No more pages to load.