Kekeringan Kritis Melanda 77 Desa di Sampang, Distribusi Air Bersih Terkendala Anggaran

oleh -325 Dilihat
oleh

KILASJATIM.COM, Sampang – Sebanyak 77 desa di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, dilanda kekeringan kritis. Namun hingga Kamis (28/8/2025), distribusi air bersih bagi warga terdampak belum juga berjalan karena terbentur masalah anggaran.

Kepala BPBD Sampang, Candra Ramadhani, menyebut kekeringan kritis tersebar di 10 kecamatan. Selain itu, enam desa di dua kecamatan mengalami kelangkaan air bersih, serta 12 desa di tiga kecamatan berada dalam kategori kekeringan terbatas. Total ada 95 desa yang terdampak musim kemarau tahun ini.

“Kebutuhan air bersih bagi desa-desa terdampak diperkirakan mencapai 1,9 juta liter. Nantinya setiap desa akan mendapatkan empat tangki berkapasitas 5.000 liter,” jelas Candra.

Sayangnya, permintaan bantuan air bersih yang sudah diajukan desa-desa tersebut belum dapat dipenuhi. BPBD masih menunggu pengesahan anggaran bantuan air oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran DPRD Sampang.

“Penyaluran diperkirakan baru bisa dilakukan pada September setelah anggaran disahkan,” tambahnya.

Warga di 95 desa terdampak kini masih harus bertahan dengan kondisi minim pasokan air bersih, sembari menunggu bantuan pemerintah turun.

Baca Juga :  DPRD Jatim Dorong Pembangunan Embung untuk Atasi Kekeringan dan Banjir

No More Posts Available.

No more pages to load.