KILASJATIM.COM, Surabaya – Akhir tahun di Surabaya akan terasa berbeda. Pada 27 Desember 2025, Kenjeran Park bakal berubah menjadi pusat euforia musik elektronik dengan dentuman suara berdaya 100.000 watt dan tata cahaya spektakuler.
Festival bertajuk “Soundextrem Roaring East Java DJ’s Pharade 2025” ini digagas MAKI Jawa Timur dengan dukungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur serta PT Granting Jaya. Mengusung tema “Kebangkitan Profesi DJ sebagai Bagian dari Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif”, acara ini menjadi yang pertama di Jatim yang menghadirkan panggung resmi dan terhormat bagi para DJ.
Sebanyak 45 DJ nasional dan internasional akan tampil, termasuk nama-nama besar seperti Al Ghazali, DJ Panda, DJ Wisnu, Caty Butterfly, hingga Yellow Cloud dari Belanda. Genre yang dibawakan beragam, mulai dari open format, IDM, techno, RnB, house, hingga break beat. “Kami ingin masyarakat menikmati musik-musik yang jarang mereka dengar,” kata DJ She, salah satu penampil.
Koordinator MAKI Jatim, Heru Satriyo, menegaskan bahwa festival ini juga bertujuan mengubah citra profesi DJ. “Selama ini DJ identik dengan dunia malam. Padahal mereka juga seniman dan layak mendapat panggung terhormat,” ujarnya. Ia memastikan lokasi acara jauh dari permukiman untuk menghindari gangguan kebisingan.
Demi keamanan, 2.500 personel gabungan dari kepolisian, TNI, Satpol PP, ormas, dan tim internal akan dikerahkan. Ketua Panitia, Himawan, menjelaskan bahwa tanggal 27 Desember dipilih untuk mengurai kepadatan malam tahun baru. “Pengunjung tetap bisa merasakan suasana tahun baru lengkap dengan kembang api dan permainan laser, tanpa terjebak macet di malam pergantian tahun,” jelasnya.
Tiket sudah dijual mulai Rp200.000 (regular), Rp1.500.000 (VIP), hingga Rp25.000.000 untuk sofa VVIP yang hanya tersedia 45 unit, dengan fasilitas eksklusif dan posisi terbaik menikmati pertunjukan.
Dengan kekuatan tata suara raksasa, pencahayaan megah, dan deretan DJ papan atas, “Soundextrem Roaring East Java DJ’s Pharade 2025” diyakini akan menjadi magnet hiburan akhir tahun terbesar di Jawa Timur. Kenjeran Park pun siap menjadi episentrum pesta musik elektronik yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah ini.
