Endang Tri Bawani M. Pd. Kepala sekolah SMKN2 Surabaya (tengah) menerima plakat kerjasama yang diserahkan Rully Sujarko, Head of Customer Care Modena , Kim Il Dong, Executive Vice President of Operations MODENA disaksikan Dr. Kiswanto, S.Pd , Plt. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sidoarjo di SMKN2 Surabaya, Selasa (22/7/2025). (kilasjatim.com/nova)
KILASJATIM.COM, Surabaya – MODENA resmi meluncurkan MODENA Tech School, program pendidikan vokasi berkolaborasi dengan SMK Negeri 2 Surabaya, Jawa Timur untuk membekali siswa dengan pelatihan teknis langsung dari industri.
MODENA melihat pentingnya keterlibatan aktif sektor industri untuk menjawab tantangan ini. Tidak hanya sebagai pengguna tenaga kerja, tetapi juga sebagai mitra dalam membentuk kurikulum, pendekatan pelatihan, dan pengalaman belajar yang sesuai kebutuhan pasar.
Kim Il Dong, Executive Vice President of Operations MODENA dalam sambutannya menyampaikan, Inisiatif ini menjadi langkah konkret MODENA dalam mendorong pembangunan berkelanjutan industri dan teknologi melalui pendidikan, khususnya di bidang teknologi dan elektronik.
“MODENA dengan bangga memperkenalkan MODENA Tech School, bentuk nyata dari komitmen kami untuk berkontribusi terhadap ekosistem pendidikan nasional. MODENA Tech School dapat memperluas akses terhadap pelatihan berkualitas dan membuka peluang bagi siswa untuk mengembangkan karier di industri teknologi, dan MODENA siap memfasilitasinya,” ujar Kim Il Dong saat menghadiri acara peluncuran Program MODENA Tech School Empowering Future Technicians di SMKN 2 Jl. tentara Pelajar Geni Surabaya, Selasa (22/7/2025)
Dr. Kiswanto, S.Pd Plt. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sidoarjo menyambut gembira dengan yang dilakukan MODENA yang menyasar siswa SMK. Dirinya berharap kerjasama ini tidak hanya di Surabaya saja, tetapi juga SMK di daerah lain.
“Kami mengapresiasi inisiatif MODENA yang mengambil langkah konkret menjembatani pendidikan dan industri melalui program ini. MODENA Tech School dapat menjadi model kolaborasi vokasi yang relevan dan berkelanjutan, membuka akses lebih luas ke dunia kerja, serta memberikan nilai tambah bagi siswa. Kami percaya, program seperti ini akan membantu menurunkan angka pengangguran terbuka di Jawa Timur, khususnya Surabaya, dan perlahan mengubah persepsi masyarakat bahwa SMK bukan penyumbang pengangguran, melainkan Sekolah Menyiapkan Kerja,” tegasnya.
Program MODENA Tech School di SMKN 2 Surabaya uni, merupakan program MODENA yang pertama kalinya akan berlangsung selama 3 tahun, dibagi ke dalam 6 batch. Program ini dirancang sebagai pelatihan menyeluruh yang mencakup dasar-dasar teknisi, pemahaman mendalam tentang produk-produk unggulan MODENA, pelatihan administrasi, serta pengembangan keterampilan kepemimpinan dan komunikasi.
Pelatihan akan dilakukan oleh para pengajar SMK Negeri 2 Surabaya yang telah mendapatkan pembekalan, dan didampingi oleh para teknisi senior MODENA yang memiliki pengalaman luas di industri.
Program ini juga memberikan sertifikasi resmi kepada siswa, serta membuka akses ke program magang di MODENA. Para siswa terbaik memiliki peluang untuk bergabung sebagai bagian dari tim profesional MODENA.
“Kehadiran MODENA Tech School menjadi peluang besar bagi siswa kami untuk mengakses pengalaman belajar yang tidak bisa diberikan sepenuhnya di ruang kelas. Kolaborasi ini memberikan mereka wawasan industri, keterampilan nyata, dan semangat untuk terus berkembang. Kami berharap inisiatif seperti ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk berkolaborasi dalam pendidikan vokasi,” ujar Endang Tri Bawani, M.Pd, Kepala SMK Negeri 2 Surabaya. (nov)




