KILASJATIM.COM, Surabaya – Pertandingan launching tim Persebaya Surabaya melawan PSS Sleman berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk tuan rumah. Namun, laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Sabtu (19/7/2025) malam itu harus dua kali dihentikan akibat ulah suporter yang menyalakan flare hingga memenuhi stadion dengan asap tebal.
Gol tunggal Persebaya dicetak oleh Bruno Moreira pada babak pertama. Namun saat pertandingan memasuki menit ke-72, wasit terpaksa menghentikan laga sementara karena flare kembali dinyalakan dan membuat lapangan dipenuhi asap. Setelah situasi kondusif, laga sempat dilanjutkan, namun hanya berlangsung beberapa menit sebelum flare kembali dinyalakan suporter. Akhirnya, pertandingan pun dihentikan total dengan skor 1-0 untuk kemenangan Persebaya.
Pelatih Persebaya, Eduardo Perez, tetap mengapresiasi perjuangan para pemain dan atmosfer dukungan dari suporter meski pertandingan tidak berjalan penuh.
“Atmosfer pertandingan malam ini sangat menarik. Semua suporter datang ke sini untuk mendukung tim. Ini memang hanya pra musim, tapi kita tahu ini punya hal yang positif. Kita akan lanjutkan dalam liga,” ujar Eduardo Perez usai laga.
Sementara itu, pelatih PSS Sleman, Peiter Huistra, mengaku bangga bisa ambil bagian dalam rangkaian HUT ke-98 Persebaya. Meskipun timnya kalah, ia puas dengan kerja keras para pemain yang mayoritas diisi pemain muda.
“Kami berterima kasih sudah diundang dan berpartisipasi dalam rangkaian HUT Persebaya 98. Kami apresiasi pemain kami. Walaupun kalah, mereka menunjukkan performa yang sangat baik dan chemistrynya bagus,” ucap Peiter Huistra.
Ia menambahkan, laga ini menjadi pengalaman berharga bagi para pemain mudanya yang belum banyak merasakan atmosfer kompetisi melawan tim Liga 1. “Karena ini sifatnya uji coba, jadi momentum bagi seluruh pemain dan pelatih. Yang kita hadapi adalah pemain-pemain Liga 1, sementara kita banyak merekrut pemain muda. Ini menjadi pengalaman untuk mereka,” lanjutnya.
Persebaya sendiri dijadwalkan akan menjadi pembuka kompetisi Liga 1 — yang kini bertajuk Super League — pada 8 Agustus 2025 mendatang, menghadapi PSIM Yogyakarta di Stadion GBT Surabaya.(den)
