3 Juta Pelanggan Nikmati Diskon 30 Persen Tiket Kereta Ekonomi

oleh -1949 Dilihat

KILASJATIM.COM, Jakarta – Program diskon 30 persen tiket kereta api ekonomi komersial yang digulirkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendapat respons positif masyarakat. Hingga 18 Juli 2025, sebanyak 3.003.636 tiket promo telah terjual dari total 3.529.612 kursi promo yang disediakan, atau setara dengan 85 persen okupansi.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa promo diskon ini merupakan bagian dari stimulus pemerintah untuk mendorong mobilitas masyarakat melalui transportasi publik, sekaligus mendukung pemulihan ekonomi nasional.

“Berdasarkan data 18 Juli 2025, KAI mencatat sebanyak 3.003.636 tiket telah terjual dari total 3.529.612 kursi promo yang disediakan. Atau setara 85 persen okupansi,” kata Anne, dikutip di Jakarta, Sabtu (19/7/2025).

Ia menjelaskan, promo diskon tiket kereta ini masih berlaku hingga 31 Juli 2025 untuk perjalanan periode 5 Juni–31 Juli 2025, dan terbuka bagi seluruh masyarakat. “Masih tersedia kesempatan bagi pelanggan yang ingin menikmati perjalanan hemat bersama kereta api,” ujarnya.

Anne menegaskan, program ini merupakan wujud komitmen KAI dalam memperkuat konektivitas transportasi massal, memperluas akses masyarakat ke berbagai daerah, serta mendukung pemerataan pembangunan sesuai amanat Asta Cita Pemerintah.

“Setiap kursi promo adalah cara KAI memperluas akses transportasi, memperkuat konektivitas, serta mendukung pemerataan pembangunan sebagaimana amanat pada Asta Cita Pemerintah,” ungkapnya.

Lebih jauh, Anne menyebutkan bahwa sebagai moda transportasi massal andalan, kereta api memiliki multiplier effect yang luas bagi perekonomian. Kehadiran kereta api tidak hanya memudahkan mobilitas masyarakat, tetapi juga mendorong aktivitas UMKM, pariwisata, hingga menggerakkan sektor informal di sekitar stasiun.

KAI berharap, masyarakat dapat terus memanfaatkan program promo ini untuk perjalanan yang lebih hemat, nyaman, dan ramah lingkungan, sekaligus berkontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional.(ara)

No More Posts Available.

No more pages to load.