Objek Diduga Bangkai KMP Tunu Ditemukan di Kedalaman 52 Meter di Selat Bali

oleh -561 Dilihat
oleh
Foto : Penampakan benda yang diduga bangkai KMP Tunu Pratama yang berhasil terdeteksi KRI Spica 934 dengan teknologi multibeam echosounder (MBS).

KILASJATIM.COM, Banyuwangi — Tim SAR Gabungan berhasil mengidentifikasi objek bawah laut yang diduga kuat sebagai bangkai KMP Tunu Pratama Jaya. Objek tersebut terdeteksi di kedalaman 52 meter di Selat Bali, menggunakan teknologi multibeam echosounder (MBS) milik KRI Spica 934.

Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada II, Laksamana Muda TNI Endra Hartono, mengatakan identifikasi berbasis citra tiga dimensi menunjukkan dimensi objek menyerupai KMP Tunu Pratama Jaya—dengan panjang sekitar 69,7 meter, lebar 11,6 meter, dan tinggi 12 meter.

“Diduga kuat objek tersebut adalah kapal KMP Tunu Pratama Jaya,” ujar Endra dalam konferensi pers di Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, Kamis (10/7/2025).

Endra menambahkan, ukuran objek sangat mendekati spesifikasi kapal nahas tersebut yang memiliki panjang 63–76 meter dan lebar sekitar 12 meter. Lokasi temuan juga hanya berjarak 1,3 hingga 1,5 mil laut dari titik lokasi kecelakaan (LKP) yang dilaporkan sebelumnya.

Menariknya, posisi objek juga berada sekitar 30 meter dari jalur tanam kabel laut milik PLN, yang sempat menjadi salah satu titik pencarian oleh tim penyelam.

Langkah berikutnya adalah melakukan penyelaman guna memastikan identitas objek tersebut. Namun, tim akan mempertimbangkan kondisi arus bawah laut dan medan dasar laut yang penuh karang.

“Keselamatan penyelam tetap menjadi prioritas utama, mengingat kondisi arus cukup deras dan dasar laut tidak bersahabat,” jelas Endra.

Jika benar bangkai kapal telah ditemukan, temuan ini menjadi titik penting dalam pencarian KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali. Proses selanjutnya akan sangat bergantung pada hasil verifikasi langsung melalui penyelaman. (cit)

Baca Juga :  Operasi SAR KMP Tunu Diperpanjang, 17 Korban Masih Hilang di Selat Bali

No More Posts Available.

No more pages to load.