Jenazah ke-39 dan 40 Korban KMP Tunu Teridentifikasi, Tak Masuk Manifest Penumpang

oleh -594 Dilihat
oleh

KILASJATIM.COM, Banyuwangi – Dua jenazah yang ditemukan nelayan yang diduga korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama yang kandas di Selat Bali berhasil diidentifikasi. Namun, keduanya dipastikan tidak tercatat dalam manifes resmi.

Identifikasi ini berhasil dilakukan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur atas dua jenazah yang ditemukan di perairan Selat Tanjung Anjir, Semulangan, Banyuwangi, Selasa (8/7) pagi.

Korban pertama, Muhammad Aris Setiawan (21), warga Blitar, dievakuasi pada pukul 03.39 WIB. Ia ditemukan mengenakan kaus lengan pendek dan celana hitam.

Korban kedua, Rido Anggoro (29), berasal dari Dusun Bodean, Banyuwangi. Jenazahnya dievakuasi pada pukul 06.50 WIB, mengenakan baju bertuliskan Mujiro Trans Group dan celana pendek biru.

Menurut Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Laksamana Muda Ribut Eko Suyatno, keduanya merupakan korban ke-39 dan ke-40 yang ditemukan sejak operasi pencarian KMP Tunu Pratama Jaya dimulai.

“Dua jenazah ini telah berhasil diidentifikasi dan akan segera diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Eko dalam keterangnnya, Rabu (9/7/2025).

Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra menegaskan bahwa baik Aris maupun Ridho tidak tercantum dalam manifes penumpang.

“Dua korban ini berstatus nonmanifes,” ujarnya singkat. (cit)

Baca Juga :  Ribuan Warga Ikuti Aksi Damai Bela Palestina di Depan Grahadi

No More Posts Available.

No more pages to load.