KILASJATIM.COM, Sidoarjo – Liburan sekolah dimanfaatkan warga Sidoarjo untuk berkunjung ke Perpustakaan Daerah, yang tetap buka setiap hari tanpa hari libur.
Suasana perpustakaan di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Sidokumpul, terlihat ramai, mulai dari mahasiswa hingga anak-anak dan keluarga yang datang untuk membaca, belajar, atau sekadar menikmati fasilitas yang tersedia.

Lonjakan pengunjung tercatat signifikan selama masa liburan ini. Banyak di antara mereka memanfaatkan ruang baca untuk mengerjakan tugas, mengikuti pembelajaran daring, atau mencari referensi.
“Setiap hari rata-rata ada sekitar 100 pengunjung, dan jumlah ini meningkat selama libur sekolah, terutama dari anak-anak TK dan SD,” ujar Yuniar, petugas layanan perpustakaan, Selasa (1/7/2025).
Perpustakaan yang dikelola Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo ini menyediakan sekitar 5.000 eksemplar buku. Koleksinya beragam, dengan buku bergambar kreatif (KKBK) menjadi favorit anak-anak. Fasilitas lain seperti WiFi gratis, ruang baca yang nyaman, dan playground menjadikan tempat ini ramah untuk semua kalangan.
“Kami ingin membiasakan anak-anak untuk menyukai buku sejak dini, meski kini dunia digital semakin dominan,” kata Sunarlin Murtiati, Kepala Bidang Kearsipan sekaligus Plt. Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan saat dikonfirmasi terpisah.
Ia menegaskan, perpustakaan terbuka untuk semua, termasuk warga luar Sidoarjo. “Namun untuk peminjaman buku, hanya bisa dilakukan oleh pemegang kartu anggota dari dalam daerah,” jelasnya.

Warga Sidoarjo cukup menunjukkan KTP untuk mendaftar, sementara pengunjung luar daerah tetap dapat membaca di tempat.
Siti (33), warga setempat, mengaku senang bisa membawa anak-anaknya berkunjung ke perpustakaan.
“Anak-anak antusias saat saya bacakan dongeng dengan ekspresi dan gerakan. Tempat ini bukan cuma untuk membaca, tapi juga rekreasi yang mendidik,” ujarnya.
Perpustakaan buka dari Senin hingga Kamis pukul 07.00–15.00 WIB, dan khusus Sabtu hingga pukul 19.00 WIB. Dengan layanan yang semakin inklusif dan fasilitas yang terus berkembang, perpustakaan membuktikan diri tetap relevan di tengah gempuran era digital. (TAM)




