77 Jemaah Haji Asal Jatim Meninggal Dunia, Mayoritas karena Penyakit Bawaan

oleh -740 Dilihat
Tiga jamaah hasi embarkasi Surabaya dilaporkan meninggal di Arab Saudi
Ilustrasi (Foto: dok kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Musim haji 2025 menyisakan duka bagi keluarga jemaah haji asal Jawa Timur. Hingga Jumat (20/6/2025), Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya mencatat sedikitnya 77 jemaah asal provinsi ini meninggal dunia.

Sekretaris PPIH Debarkasi Surabaya, Sugiyo, menjelaskan bahwa sebagian besar dari mereka wafat karena penyakit bawaan.

“Rata-rata jemaah yang meninggal sudah membawa riwayat penyakit dari Tanah Air, seperti hipertensi, jantung, dan gangguan pernapasan,” ujarnya, Sabtu (21/6/2025).

PPIH juga mencatat bahwa pemakaman dilakukan sesuai lokasi wafat. Jemaah yang meninggal di Arab Saudi dimakamkan di Mekkah atau Madinah. Sementara yang wafat setibanya di Indonesia akan dipulangkan ke daerah asal untuk dimakamkan oleh keluarga.

Duka mendalam juga terjadi di Kloter 29 asal Kabupaten Bangkalan. Dua jemaah, Mukatin Wakimin (68) dan Salimah Deman (88), meninggal dunia dalam penerbangan menuju Bandara Internasional Juanda.

Keduanya duduk berdampingan di pesawat dan dilaporkan wafat hanya berselang lima menit.

“Mukatin meninggal pukul 03.55 WIB, disusul Salimah pukul 04.00 WIB,” terang Sugiyo.

Jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Haji untuk pemeriksaan medis, sebelum dimakamkan di Bangkalan pada pukul 13.00 WIB.

Sementara itu, sebanyak 16 jemaah haji asal Jawa Timur masih tertahan di Arab Saudi karena sakit dan harus menjalani perawatan intensif. Mereka terdiri dari 14 jemaah dan dua orang pendamping. (cit)

Baca Juga :  Permohonan Visa Ditutup, Jamaah Haji Cadangan Gigit Jari!

No More Posts Available.

No more pages to load.