Banjir Lahar Semeru Makin Parah! Puluhan KK di Lumajang Terancam Akibat Tanggul Jebol

oleh -1064 Dilihat

KILASJATIM.COM, Lumajang – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali menunjukkan peningkatan signifikan. Selama beberapa hari terakhir, getaran banjir lahar hujan tercatat oleh petugas pengamatan akibat hujan deras yang mengguyur kawasan puncak gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut.

“Selama 24 jam pada Selasa (13/5), tercatat satu kali gempa getaran banjir dengan amplitudo 38 mm dan durasi 6.300 detik,” ujar Liswanto, Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, dalam laporan tertulis yang diterima, Rabu (14/5/2025).

Selain itu, Gunung Semeru mengalami:

51 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10–23 mm dan durasi 64–199 detik,

6 kali gempa guguran, amplitudo 2–8 mm,

10 kali gempa embusan, amplitudo 2–8 mm,

1 kali gempa harmonik, amplitudo 12 mm,

1 kali gempa tektonik lokal.

Data seismik juga menunjukkan bahwa getaran banjir terekam dua kali pada Senin (12/5), serta sekali pada Minggu (11/5), dengan durasi mencapai lebih dari 8.000 detik.

Dampak paling nyata dari aktivitas ini dirasakan di Dusun Bondeli, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Derasnya aliran lahar hujan merusak tanggul sepanjang 300 meter, mengancam puluhan kepala keluarga yang bermukim di sekitar aliran lahar.

“Penanganan darurat sudah kami lakukan, termasuk pemasangan bronjong dan pembangunan krip sepanjang 100 meter di titik tanggul paling kritis,” ujar Bupati Lumajang, Indah Amperawati.

Pemkab Lumajang bergerak cepat untuk mengamankan warga dan lahan pertanian. Selain upaya darurat, pemkab juga menyiapkan rencana penanganan jangka panjang yang kini dalam tahap evaluasi teknis dan perhitungan anggaran. Investasi perbaikan diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

“Keselamatan warga adalah prioritas utama, mengingat potensi bencana susulan masih sangat mungkin terjadi di tengah intensitas hujan yang tinggi dan aktivitas vulkanik yang masih aktif,” ujar Indah. (cit)

Baca Juga :  Sekolah Rakyat dan Koperasi Masuk Agenda Utama Kota, Wali Kota Eri Beri Tanda Mulai