BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Berjalan Selama Libur Lebaran 2025

oleh -736 Dilihat

KILASJATIM.COM, Sidoarjo – BPJS Kesehatan memastikan seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap dapat mengakses layanan kesehatan dan administrasi kepesertaan selama libur Lebaran 2025. Kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi kendala pelayanan di masa liburan, mengingat tingginya mobilitas masyarakat saat mudik.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, menyatakan bahwa berbagai kanal layanan telah disiapkan, termasuk piket di kantor cabang serta layanan administrasi melalui WhatsApp PANDAWA di nomor 08118-165-165, yang beroperasi 24 jam.

“Di kantor cabang, layanan piket akan tersedia pada 28 Maret serta 2, 3, 4, dan 7 April 2025, pukul 08.00–12.00 waktu setempat. Peserta juga bisa memanfaatkan aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 165, serta situs resmi BPJS Kesehatan untuk layanan informasi, administrasi, dan pengaduan,” ujar Ghufron dalam konferensi pers Pelayanan Mudik Lebaran 2025, Rabu (19/3/2025).

Peserta Bisa Berobat di Mana Saja Saat Mudik

BPJS Kesehatan menegaskan bahwa peserta JKN tetap dapat mengakses layanan kesehatan di fasilitas kesehatan (faskes) yang bukan tempat mereka terdaftar, berkat prinsip portabilitas JKN.

“Jika peserta mudik dan membutuhkan layanan kesehatan, mereka tetap bisa berobat di faskes yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, bahkan saat Lebaran. Untuk kondisi gawat darurat, seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan tanpa memandang lokasi kepesertaan,” kata Ghufron.

Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Lily Kresnowati, menambahkan bahwa pasien gawat darurat akan mendapat jaminan sesuai ketentuan. Jika peserta mengalami kendala dalam mengakses layanan, mereka dapat menghubungi Petugas Pemberi Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) atau BPJS SATU! di rumah sakit.

BPJS Kesehatan juga menjamin layanan Program Rujuk Balik (PRB) tetap berjalan selama libur Lebaran. Jika jadwal pengambilan obat PRB jatuh di masa libur, peserta bisa mengambilnya lebih awal, maksimal tujuh hari sebelum persediaan obat habis.

Baca Juga :  Realisasi APBN 2025 Hingga November Tetap Terjaga Meski Defisit Melebar

Jaminan Pelayanan dan Posko Mudik

Bagi peserta yang memiliki tunggakan iuran, BPJS Kesehatan menyediakan Program New Rencana Iuran Bertahap (REHAB) 2.0, yang bisa diakses melalui aplikasi Mobile JKN. Selain itu, pembayaran iuran JKN bisa dilakukan di lebih dari satu juta kanal pembayaran yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik, BPJS Kesehatan menyiapkan tujuh posko mudik dan satu posko arus balik di lokasi strategis. Posko ini tidak hanya melayani administrasi kepesertaan, tetapi juga menyediakan layanan kesehatan dasar, obat-obatan, serta rujukan medis jika diperlukan.

“Kami berharap fasilitas kesehatan juga berkomitmen memberikan layanan optimal selama libur Lebaran. Dengan kesiapan BPJS Kesehatan dan dukungan mitra faskes, peserta JKN dapat mudik dengan lebih tenang,” tutup Ghufron.

BPJS Kesehatan Sidoarjo: Layanan JKN Tetap Optimal

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo, Munaqib, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir kehilangan akses layanan kesehatan selama libur panjang.

“Libur Lebaran berlangsung hampir dua minggu, sehingga penting bagi kami memastikan peserta JKN tetap bisa mengakses layanan. Faskes, termasuk rumah sakit, tetap beroperasi 24 jam,” ujar Munaqib.

BPJS Kesehatan Sidoarjo juga membuka posko layanan mudik di Terminal Purabaya, yang bisa dimanfaatkan tidak hanya oleh peserta JKN, tetapi juga masyarakat umum.

“Kami mengimbau peserta JKN untuk mengecek status kepesertaan mereka dan memastikan tidak ada tunggakan. Jika ada kendala, petugas kami siap membantu. Bahkan, untuk kasus kecelakaan lalu lintas yang tidak ditanggung Jasa Raharja, BPJS Kesehatan tetap memberikan jaminan asalkan ada laporan polisi,” pungkasnya. (TAM)