Surabaya Jadi Tuan Rumah Kongres Muslimat NU, 7000 Jamaah Antusias Hadiri Acara

oleh -851 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Untuk pertama kalinya, Kongres Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) akan digelar di Kota Surabaya, mulai Senin, 10 hingga Rabu, 12 Februari 2025. Acara pembukaan Kongres XVIII ini akan berlangsung di Jatim Expo Surabaya dan dijadwalkan dihadiri oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, serta sejumlah menteri.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU, Hj. Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa Presiden dan Wakil Presiden telah terkonfirmasi akan menghadiri serta membuka secara resmi Kongres XVIII Muslimat NU. “Bapak Presiden RI bersama Bapak Wapres terkonfirmasi Insya Allah akan hadir. Selain itu, Rois Aam Syuriyah PBNU dan Ketua Umum PBNU, Kiai Yahya Cholil Staquf, juga direncanakan hadir,” ujar Khofifah dalam konferensi pers usai khotmil Quran pada Minggu (9/2/2025).

Selain Presiden dan Wakil Presiden, sejumlah Menteri Negara juga akan hadir dan memberikan materi dalam pleno kongres. Di antaranya adalah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Kesehatan, Menteri Agama, Kepala Badan Gizi Nasional, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Menteri Sosial, serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

“Sejumlah menteri yang hadir dan memberikan materi itu karena selama ini Muslimat NU bermitra kuat dengan kementerian terkait. Sehingga mereka Insya Allah akan hadir memberikan materi dalam pleno kongres,” tambah Khofifah, yang sebentar lagi akan dilantik kembali sebagai Gubernur Jawa Timur untuk periode kedua.

Kongres XVIII ini akan dihadiri oleh lebih dari 7.000 peserta Muslimat NU, termasuk 3.025 peserta resmi yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan 10 pengurus cabang istimewa Muslimat NU di luar negeri.

Peluncuran Tiga Program Nasional Muslimat NU

Baca Juga :  Presiden Prabowo Hadiri Puncak Satu Abad NU di Malang, Tegaskan NU Pilar Penjaga NKRI

Dalam kongres ini, Muslimat NU akan meluncurkan tiga program nasional, yakni Mustika Mesem (Muslimat Cantik Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem), Mustika Darling (Muslimat Cantik Sadar Lingkungan), dan Mustika Segar (Muslimat Cantik Sehat dan Bugar).

Program Mustika Mesem bertujuan untuk membantu masyarakat miskin ekstrem dengan menyediakan rantangan berisi makanan lengkap, seperti nasi, sayuran, dan lauk-pauk. Sementara itu, Mustika Darling akan mengedukasi masyarakat agar setiap kegiatan Muslimat NU, seperti pengajian, tidak meninggalkan sampah, bahkan diharapkan mendukung program cinta lingkungan seperti bank sampah. Program Mustika Segar akan menyediakan senam khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan jamaah Muslimat NU yang mayoritas berusia lanjut.

Menjelang acara pembukaan, Khofifah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kemungkinan gangguan lalu lintas di sekitar Jatim Expo pada Senin, 10 Februari 2025, yang bertepatan dengan jam pulang kantor.

Untuk mengurangi kemacetan, Polrestabes Surabaya akan menutup sementara akses di sepanjang Frontage Road depan Jatim Expo. Area ini hanya akan digunakan sebagai tempat drop off tamu tanpa fasilitas penjemputan penumpang. Kantong parkir utama akan disediakan di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) dan Maspion Square, sementara jamaah yang telah selesai mengikuti acara akan berjalan menuju titik parkir masing-masing.

Setelah pembukaan, rangkaian kegiatan kongres akan berlanjut di Asrama Haji Surabaya hingga Rabu, 12 Februari 2025. Khofifah juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan jalur alternatif seperti kawasan Jemursari atau MERR guna menghindari kepadatan lalu lintas di sekitar Jatim Expo.

“Kami turut menitipkan pesan maaf jika besok lalu lintas di sekitar Jatim Expo akan terganggu di sore hari. Oleh sebab itu, kami berharap masyarakat bisa mengambil jalur alternatif untuk menghindari titik kepadatan,” pungkasnya. (den)

No More Posts Available.

No more pages to load.