Tingkatkan Hasil Panen, Pemkab Gresik Gandeng BBWS Bengawan Solo

oleh -891 Dilihat

KILASJATIM.COM, Gresik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo kembali memperkuat kerja sama dalam pengelolaan sumber daya air. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan tentang sinergi perencanaan, pembangunan, operasi, pemeliharaan, dan pengelolaan infrastruktur sumber daya air. Acara ini berlangsung di Kantor BBWS pada Jumat (31/01), dengan tujuan mendukung penyediaan air baku serta pengembangan jaringan irigasi hortikultura di Kabupaten Gresik.

Penandatanganan kesepakatan ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani serta sejumlah pejabat dari berbagai dinas terkait, termasuk Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gresik, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Tata Ruang (PUTR) Gresik, Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Gresik, Kepala Dinas Pertanian Gresik, serta Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Gresik.

Kesepakatan ini merupakan langkah lanjutan dari kerja sama yang sebelumnya terjalin antara Pemkab Gresik dan BBWS Bengawan Solo dalam upaya normalisasi Kali Lamong. Program normalisasi ini terbukti efektif dalam mengurangi frekuensi dan durasi banjir yang selama ini mengganggu aktivitas masyarakat dan perekonomian di wilayah terdampak.

“Setelah kerja sama dalam normalisasi Kali Lamong yang membawa dampak positif dalam pengurangan risiko banjir, kini kami kembali bersinergi untuk mendukung penyediaan air baku dan pengembangan hortikultura. Langkah ini penting untuk memastikan ketersediaan air yang berkelanjutan bagi pertanian dan kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati Yani.

Fokus pada Pengembangan Ekonomi dan Infrastruktur Air

Bupati Yani menambahkan bahwa kerja sama ini memiliki arti strategis dalam pengembangan ekonomi masyarakat Kabupaten Gresik, terutama menjelang tahun 2025 yang menjadi tahun penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan adanya kerja sama ini, sektor pertanian diharapkan dapat semakin berkembang dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Gresik Turunkan Angka Kemiskinan dengan Bunda Puspa

Ruang lingkup kerja sama ini mencakup berbagai aspek, mulai dari perencanaan, pembangunan, operasi, pemeliharaan, hingga pengelolaan sumber daya air. Kesepakatan ini juga mengedepankan keterpaduan program dalam penyediaan air baku serta pengembangan jaringan irigasi hortikultura.

Salah satu infrastruktur utama yang menjadi fokus dalam kerja sama ini adalah pembangunan intake dan pipa transmisi air baku di Sungai Bengawan Solo yang akan mengalir hingga ke lokasi lumbung air di Kecamatan Panceng dan Kecamatan Dukun.

Komitmen BBWS Bengawan Solo

Kepala BBWS Bengawan Solo, Maryadi Utama, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting dalam penyediaan sumber air berkualitas bagi sektor hortikultura di Kabupaten Gresik. Menurutnya, sinergi ini sejalan dengan komitmen BBWS Bengawan Solo dalam mengelola sumber daya air secara terpadu dan berkelanjutan.

“Nota kesepakatan ini kita harapkan bisa memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam pengelolaan sumber air di Kabupaten Gresik. Kita ingin agar kerja sama ini bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat serta upaya-upaya pelestarian sumber daya air,” jelasnya. (das)

No More Posts Available.

No more pages to load.