Mahasiswa Okayama Jepang Belajar Angklung di Unitomo

oleh -428 Dilihat

KILASJATIM.COM, SURABAYA – Pengenalan budaya Indonesia bagi delegasi dosen dan mahasiswa dari Universitas Okayama Jepang, Senin (11/9/2024) tidak hanya tampil berdandan Kebaya dan busana Cak Suroboyo, tetapi sekaligus juga belajar dan bermain Angklung. Acara digelar di auditorium Fakultas Sastra Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya.

Dalam waktu tidak terlalu lama, para dosen dan mahasiswa asal Jepang itu telah mampu memainkan komposisi Ibu Kartini. Para mahasiswa Jepang tampak cantik dan gagah dengan dandanan kebaya dan busana cak Suroboyo itu sangat antusias saat diajarkan memainkan Angklung, alat musik tradisional Indonesia.

Melalui penerjemah, para mahasiswa Jepang menyampaikan komentar positif tentang pengalaman bermain angklung. Mereka mengungkapkan bahwa memainkan angklung sangat menyenangkan, dengan suara yang merdu dan mudah dipelajari, sehingga siapa pun bisa menikmatinya. Aktivitas ini merupakan bagian dari program Cross Culture of Understanding (CCU) yang bertujuan memperkenalkan budaya lokal kepada para peserta internasional.

Selain bermain angklung, mahasiswa Universitas Okayama juga berkesempatan belajar menggunakan busana tradisional Indonesia dan memamerkan keahlian mereka memasak Okonomiyaki, hidangan khas Jepang, yang kemudian dibandingkan dengan nasi goreng dan pisang goreng buatan mahasiswa Sastra Jepang Unitomo.

Kegiatan ini menciptakan suasana interaksi budaya yang hangat dan menyenangkan.
Rina Sono, salah satu mahasiswa Universitas Okayama, menyampaikan kesannya setelah bermain angklung. “Angklung mencerminkan harmoni dan gotong royong, dua hal yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia. Saya sangat berterima kasih atas kesempatan ini. Meski setiap nada terdengar berbeda, ketika dimainkan bersama, suara angklung menjadi sangat indah dan harmonis,” ungkapnya.

Dekan Fakultas Sastra Unitomo, Cicilia Tanri Suryawati, menekankan pentingnya kegiatan seperti ini dalam membangun hubungan budaya yang konstruktif. “Program CCU memberikan pengalaman unik bagi mahasiswa Jepang untuk merasakan kebersamaan. Mereka tidak hanya belajar akademis, tetapi juga belajar langsung dari budaya lain, yang sangat penting untuk membentuk pribadi yang lebih terbuka dan toleran,” pungkas Cicilia Tantri Suryawati.(tok)