Think Indonesia – Unitomo Cetak Mahasiswa Piawai Berbisnis

oleh

 

SURABAYA, kilasjatim.com:
Think Indonesia, lembaga pelatihan kewirausahaan dan profesional skill bersama Universitas Dr. Soetomo Surabaya bertekad mencetak mahasiswa.piawai betbisnis.
Untuk mengetahui sejauh mana mahasiswa benar-benar manfaatkan waktu yang ada dengan peluang menjadi enterpreneur, Selasa (17/7/2018) mengadakan kegiatan focus group discussion (FGD) yang membahas tentang pentingnya keberadaan program pendampingan kewirausahaan terhadap keberhasilan pertumbuhan wirausaha muda Indonesia di kampus Unitomo Surabaya.

Dikatakan CEO Think indonesia, Esti Nalurani FGD diharapkan menambah wawasan yang lebih jelas tentang pentingnya keberadaan program pendampingan kewirausahaan terhadap keberhasilan pertumbuhan wirausaha muda Indonesia.

“Disini Think Indonesia memfasilitasi sekaligus monitoring mahasiswa dalam menjalankan usaha rintisan selama ini, tren di pasaran, bisnis terkait kuliner, fesyen, hingga platform digital menjadi komoditas yang kerap diincar,” ujar Cici panggilan akrabnya.
Sebelum dengan Unitomo Think Indonesia menjalin kerjasama dengan saudagar kampus di Jember. Sekitar 10 orang mahasiswa atau pelaku usaha yang saat ini terus dimonitoring.

“Kerjasama dengan Unitomo tidak ada target khusus fokus bisa menggaet 10 pejuang usaha dari Unitomo dengan omzet usaha Rp 300 juta per bulan. Kami akan gembleng dari segi mental, akademis, organisasi, dan yang pasti tantangan untuk bisa memajukan usahanya,” tegas Cici seraya menambahkan
sasaran dari para pejuang usaha yang dimentoring oleh Think Indonesia berusia 14-25 tahun atau mulai dari SMP hingga kuliah.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unitomo, Nur Sayidah mengatakan bahwa melalui MoU yang telah dilakukan, Unitomo dan Think Indonesia akan bersama-sama mengembangkan kewirausahaan di Unitomo. Unitomo telah menyiapkan pendanaan sekitar Rp100 juta hingga Rp 200 juta per tahun untuk memfasilitasi mahasiswa untuk bangun usaha, Think Indonesia melakukan seleksi, pendampingan dan monitoring.

“Harapan kami mahasiswa tidak hanya mencari lapangan pekerjaan saja atau mengincar PNS dan jadi karyawan, tetapi juga bisa membuka lapangan pekerjaan sendiri dengan mengembangkan sebagai enterpreneur,” ujar Dekan Unitomo Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Nur Syaidah.

Tren yang terjadi saat ini yang banyak digeluti anak muda dalam berbisnis diantaranya kuliner, fesyen, hingga platform digital sebagai komoditas yang kerap diincar.

Dengan menggandeng Think Indonesia akan dilihat program usaha yang cocok itu seperti apa. Jika mahasiswa yang ingin buka usaha akan dimentori oleh Think Indonesia yang lolos setelah mengikuti seleksi.

“Proses program usaha itu akan mulai berjalan tahun depan. Sedangkan saat ini  tahap penggodokan mulai dari kriteria pengajuan modal usaha oleh mahasiswa hingga persiapaan pendanaan,” papar Nur Sayidah. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *