PGN Target Selesaikan Jargas 20 Pelanggan Rumah Tangga di Surabaya Selesai November 2019

oleh

Pelanggan RT di wilayah Kertajaya Surabaya tengah mencoba jargas yang baru teraliri di wilayahnya Selasa (22/10)

SURABAYA, kilasjatim.com: – Perusahaan Gas Negara (PGN) membuka peluang bagi warga masyarakat yang ingin mendapatkan layanan sambungan jaringan gas alam di rumahnya.

Sales Area Head PGN Surabaya Misbachul Munir mengatakan, layanan untuk pelanggan rumah tangga masuk dalam kategori pelanggan kecil yang memiliki
usaha atau bisnis dengan volume pemakaian 50 m3 – 1000 M3 per bulan.

“Kategori pelanggan rumah tangga terbagi untuk pemakaian mulai dari 0 m3 – 50 m3 per bulan dan pelanggan kecil dengan jenis usaha bisnis katering, laundry, ayam potong dan lainnya masuk kategori UMKM,” kata Munir di sela menyaksikan pengoperasian jargas pelanggan baru di Kertajaya Surabaya, Selasa (22/10).

Saat ini secara nasional total pelanggan kecil sebanyak 90 yang sudah teraliri gas alam. Dari jumlah tersebut 20 diantaranya pelanggan di Surabaya.

‘Saat ini dari total 20 pelanggan RT yg belum digarap hanya 2 pelanggan RT dan kami harapkan bisa selesai sampai dengan November 2019 sudah bisa diselesaikan dan dimanfaatkan pelanggan,” imbuhnya.

Pada tahun lalu, jumlah pelanggan kecil di Surabaya hanya 3 pelanggan. Sedangkan sampai saat ini baru 18 pelanggan kecil yang sudah terpasang, sisanya diharapkan terealisasi sampai akhir tahun.

Diakui untuk wilayah pelanggan RT di Surabaya masih belum secara merata mendapatkan jargas. Seperti Surabaya Pusat dan Surabaya Utara belum teraliri.

Minat warga masyarakat untuk memasang jargas sangat tinggi karena diyakini dengan menggunakan jaringan gas PGN, dapat menekan pengeluaran jika dibandingkan dengan menggunakan bahan bakar lainnya.

Sebagaimana dikatakan Tatang Setiawan, pengusaha catering di Surabaya, sebelumnya pengeluaran untuk bahan bakar elpiji menghabiskan 50 – 60 tabung gak ikutan 12 kg per bulannya dengan harga Rp 134 ribu. Dengan menggunakan gas alam bisa menekan pengeluaran dan efisiensi hingga 33 persen.

“Sangat diuntungkan dengan menggunakan gas alam karena tidak lagi kawatir akan kehabisan elpiji jika.tengah masak malam hari dan gak harus angkat angkat tabung gas,” kata Tatang.

Dari catatan jumlah pelanggan jargas surabaya Ex PJU sejak 2008 hingga 2015 mencapai 2693 rumah tangga. Pada 2016 meningkat menjadi 22.754 rumah tangga.

Sedangkan pelanggan jargas di Pasuruan dan Probolinggo tercatat mencapai 1.142 rumah tangga, dan 8 pelanggan kecil.

Sementara jumlah pelanggan beroperasi yang non-jargas di Surabaya mencapai 41.665 rumah tangga, dan 128 pelanggan kecil, serta 233 pelanggan komersial dan industri. Di Sidoarjo l, non-jargas tercatat ada 11.596 rumah tangga, 21 pelanggan kecil dan 209 pelanggan komersil dan industri. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *