JIIPE Diresmikan Presiden Joko Widodo

oleh

GRESIK, kilasjatim.com: Java Integrated Industrial and Ports Estate ( JIIPE ), secara resmi dibuka Presiden Joko Widodo Jumat (9/03/2013). Meski demikian sudah ada sembilan industri yang siap menjadi tenant (penyewa) dan menempati kawasan yang berlokasi di Manyar, Gresik, Jawa Timur.

Presiden Direktur PT AKR Corporindo TBK Haryanto Adikoesoemo, mengatakan sembilan tenant tersebut diantaranya dua industri sudah beroperasi, empat industri masih dalam tahap pengerjaan, dan tiga industri tengah persiapan.

Kawasan Industri terpadu terbesar di Jawa Timur dan yang pertama di Indonesia ini memadukan pelabuhan, industri, dan perumahan, lengkap dengan fasilitas infrastruktur jalan tol dan kereta api.

Dua industri yang saat ini sudah beroperasi yaitu pabrik kimia PT Clariant Indonesia dan pabrik garam PT Unicahem Candi Indonesia. Sedangkan empat perusahaan lagi yang dalam proses pembangunan adalah perusahaan pupuk PT Hextar Fertilizer Indonesia, perusahaan beton dan kontruksi PT Adhimix Precast Indonesia, PT Nippon Indosari Corporindo Tbk atau Sari Roti, dan PT CML.

Kawasan industri terpadu JIIPE memiliki lahan yang luasnya sekitar 1.800 hektare. sekitar 1.200 hektare sudah dibebaskan, 800 hektare di antaranya masuk pada tahap pertama yang siap dipasarkan
JIIPE juga dilengkapi area lainnya. Seperti area residensial seluas 800 hektare dan area pelabuhan seluas 400. Dengan total area 2,961 hektare, JIIPE menjadi best quote a industri terbesar di Jawa Timur.

Dengan terintegrasi pelabuhan laut dalam, kawasan ini akan memiliki akses langsung untuk pasar domestik dan international.

Haryanto menjelaskan, Kawasan industri dan pelabuhan terpadu ini dikembangkan bersama oleh PT. Berkah Manyar Sejahtera ( BKMS ) dan PT. Berlian Manyar Sejahtera ( BMS ), yang bertanggung jawab bidang manajemen pelabuhan, dan PT. AKR Land Development sebagai pengembangan kawasan Hunian maupun Residensial yakni Grand Estate Marina City ( GEM City ).

” Baik BKMS maupun BMS adalah perusahaan joint venture PT. AKR Corporindo Tbk melalui anak perusahaan PT. Usaha Era Pratama Nusantara dan PT. Pelabuhan Indonesia III melalui PT. Berlian Jasa Terminal Indonesia, dengan porsi saham berbeda.” papar Haryanto

Pada kesempatan yang sama, Direktur Teknik dan Teknologi Informasi Pelindo III Husein Latief menjelaskan, pelabuhan laut dalam di JIIPE akan dilengkapi dengan empat dermaga yang mampu mendukung semua aktivitas di pelabuhan dan industri. Selama 2016 saja, pelabuhan ini telah melayani 500 ribu ton dari 25 kapal dalam kargo curah kering dan kargo umum.

“Untuk membangun fasilitas di JIIPE investasi yang kami tanamkan mencapai Rp5 trilliun masing-masing diberikan oleh PT. AKR Corporindo Tbk dan PT Pelabuhan Indo,” paparnya. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *