Waspada Corona, BI Karantina Uang Masuk Dari Perbankan

oleh
Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Prov. Jawa Timur, Difi A. Johansah.

KILASJATIM.COM, Surabaya – Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Jawa Timur mengkarantina uang masuk dari perbankan selama 14 hari. Hal tersebut dilakukan guna membantu menahan laju penyebaran virus Corona Covid-19 yang terus meluas di masyarakat, Bank Indonesia melakukan beberapa kebijakan, diharapkan bisa menahan laju penyebaran virus Corona.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Prov. Jawa Timur, Difi A. Johansah menjelaskan, beberapa kebijakan dilakukan oleh BI khsusunya di area kantor BI, seperti pengukuran suhu badan pegawai dan pengunjung, juga penyediaan hand sanitizer, penggunaan masker, dan juga secara aktif dilakukan disinfeksi di area KPw BI Jatim.

“Selain itu, kami juga menerapkan work from home (WFH) bagi pegawai dengan kriteria tertentu, seperti bagian konsep dan lainnya, yang dirasa bisa melakukan kegiatan dari rumah,” ujar Difi saat dihubungi, Kamis (19/3).

Disamping melakukan kebijakan yang terkait dengan pola interaksi di lingkungan KPw BI Jawa Timur, lanjut Difi, BI juga menerapkan kebijakan untuk melakukan karantina terhadap uang yang masuk dari perbankan.

BACA JUGA: BI Malang Sosialisasikan QRIS kepada Takmir Masjid

“Karantina uang masuk ini kita lakukan karena uang adalah salah satu carrier atau pembawa virus yang tidak terlihat, namun sangat mungkin ada dan menempel di uang yang beredar. Karena itu kita lakukan karantina selama 14 hari, dengan harapan virus yang ada di uang tersebut akan mati setelah 14 hari,” tutur Difi.

Difi juga menjelaskan, bahwa setelah 14 hari dikarantina, sebelum uang akan diedarkan kembali, akan dilakukan disinfektan dulu. “Ini semua kita lakukan demi memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 yang cukup meresahkan masyarakat,” tambahnya.

Lebih dari itu, Bank Indonesia juga terus mengimbau agar karyawan maupun masyarakt untuk lebih maksimal lagi dalam menjaga kesehatan tubuh, dengan mengkonsumsi makanan yang bergisi dan berolah raga dengan benar.

“Untuk mendukung kesehatan karyawan, selain menghimbau untuk mengkonsumsi makanan bergisi, BI juga menambah jumlah olahraga yang biasanya seminggu sekali menjadi dua kali dalam seminggu,” pungkasnya. (kominfo/kj8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *