Warga Jati Mayangan Probolinggo Rasakan Manfaat Gunakan Gas Bumi

oleh

Siswanto (50th) warga Kelurahan Jati Kecamatan Mayangan salah satu dari 10 warga yang menjadi uji coba layanan jaringan gas bumi di wilayahnya yang merasakan manfaat penggunaan gas bumi untuk usahanya sebagai pengrajin batik tulis.

 

PROBOLINGGO, kilasjatim.com: – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk berhasil mengalirkan jaringan gas (jargas) untuk pelanggan Rumah Tangga di Probolinggo.
Saat ini masih dalam tahap uji coba yang dilakukan di Desa Jati Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo sebagai wujud dari program Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
di tahun 2018

Agung Kuswardono, Pejabat Pembuat Komitmen Project Jargas Probolinggo, dari Ditjen Migas Kementerian ESDM, mengatakan warga kota Probolinggo yang mendapatkan jargas mencapai 6.025 Rumah Tangga.

“Selain di Kelurahan Jati, juga di Kelurahan Mangunharjo, Kelurahan Mayangan dan Kelurahan Wiroborang,” kata Agung.

Kelurahan-kelurahan tersebut merupakan hasil usulan walikota kepada Kementerian ESDM, tersebar di titik-titik Regulating Station (RS) di wilayah Kelurahan Jati dan Kelurahan Mangunharjo. Antara lain, MRS Kelurahan Jati, RS1 ,RS2 RS3 dan RS4 tersebar di Jalan Sabdo Palon, RS5 dan RS6 di Mangunharjo, dan RS7 dan RS8 di Jalan Ikan Kerapu.

RS1 sebanyak 27pelanggan, RS2 865 pelanggan, RS3-4 766pelanggam, RS5 450 pelanggam, RS6 592 pelanggam, RS7-8 2.074 pelanggan.

Sedangkan saat uji coba Gas In untuk 10 RT dari total seluruhnya 611 RT yang disiapkan sebagai pengguna jargas di wilayah Kelurahan Jati.

Di kelurahan Jati, sebanyak 664 warga telah terpasang instalasi pipa, dan 10 rumah diantaranya telah diujicoba pengaliran gas melalui MR/S per 6 September 2018, progres pelanggan 4.091 dari 5.025 pelanggan.

Endah Dwi Kumalasari, Kepala Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, mengatakan saat tahap uji coba baru diberikan kepada 10 pelanggan rumah tangga.

“Nantinya seluruh warga kami dengan total 611 RT akan menggunakan jargas,” kata Endah Rabu (17/10/2018)

Sementara itu beberapa warga yang terpilih menjadi uji coba jjargasmenyambut antusias adanya pemasangan jargas menyambut di wilayahnya yang sudah bisa dipakai sejak 2 Minggu lalu.

“Adanya gas PGN sangat membantu kami dalam kegiatan sehari hari seperti memasak dan aktifitas lainnya untuk usaha kami di bisnis batik, karena sudah tidak kawatir kehabisan,” ujar Siswanto, warga Jati yang memiliki usaha batik tulis.

Sebelumnya Siswanto mengaku setiap bulan menghabiskan 2 tabung ukuran 3 Kg untikerebus air panas yang digunakan untuk meluruhkan warna kain batik. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *