Wakil Ketua Baznas Jatim Resmi Jadi Advokat, Didampingi Owner ASH Law Firm

oleh -5123 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Sejarah baru tercipta di dunia advokat Jawa Timur. Untuk pertama kalinya, Persatuan Advokat Indonesia (PERADIN) melalui Badan Pengurus Wilayah (BPW) Jawa Timur menyelenggarakan sumpah advokat secara mandiri, tanpa bergabung dengan organisasi advokat lain. Prosesi bersejarah ini digelar di Pengadilan Tinggi Jawa Timur, Surabaya, dan diikuti oleh 35 advokat baru dari Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) angkatan ke-21 dan ke-22.

Pelantikan dan pengambilan sumpah dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Timur, Sujatmiko, S.H., M.H., yang menekankan pentingnya tanggung jawab moral dan etika profesi bagi setiap advokat. Ia menilai, pelaksanaan sumpah advokat secara mandiri oleh PERADIN merupakan langkah penting dalam memperkuat profesionalitas dan kemandirian organisasi advokat di daerah.

Dalam acara tersebut hadir pula tokoh nasional Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., Pengasuh Pondok Pesantren Mukmin Mandiri Waru Sidoarjo. Sosok yang juga dikenal sebagai pengusaha eksportir kopi sekaligus Wakil Ketua Baznas Jawa Timur itu hadir didampingi oleh Alfin Artana, Owner ASH Law Firm yang juga menjabat sebagai Ketua Generasi Muda NU Jawa Timur.

Alfin Artana menyampaikan bahwa kehadiran KH. Zakki menjadi momentum penting bagi dunia advokat dan umat. “Ini hal yang luar biasa. Beliau selain seorang kiai dan pengusaha yang banyak mengabdikan diri untuk umat, kini juga menjadi pengacara yang InsyaAllah akan selalu hadir untuk masyarakat,” ujar Alfin.

Ia juga mengungkapkan rasa kagumnya terhadap semangat KH. Zakki yang tak surut meski di usia matang masih terus menebarkan kebermanfaatan. “Beliau memberi teladan bahwa pengabdian kepada umat tidak mengenal usia dan tidak terbatas profesi,” imbuhnya.

Baca Juga :  Isak Tangis Warnai Penutupan Sekolah Kebangsaan Pemkot Surabaya

Pelaksanaan sumpah advokat mandiri oleh PERADIN Jatim ini menandai babak baru dalam perjalanan organisasi advokat di Indonesia, sekaligus menunjukkan bahwa profesionalisme dan kemandirian dapat tumbuh kuat dari daerah. (ara)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.