Wakil Gubernur Harap Kauje Dukung Pembangunan Jatim

oleh -1.406 views
Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) bertemu dengan Gubernur Jatim.

KILASJATIM.COM, Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak berharap, Keluarga Alumni Universitas Jember (Kauje), dapat mendukung program pembangunan dengan menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) pilihan.

“Selama ini alumni Universitas Jember berkibar bukan hanya di Jawa Timur, tetapi juga di tingkat nasional, bahkan banyak yang menempati posisi strategis di pemerintahan hingga pengusaha,” kata Wagub, usai Pengukuhkan Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) Periode 2020 – 2024 di Ruang Graha Wicaksan Praja Kantor Gubernur Jatim, Sabtu (1/2).

Pemprov berharap, bersama universitas ketimpangan ekonomi beberapa wilayah Jatim berkurang. “Orang kaya di Jatim sangat banyak, tapi di sini masih ada masyarakat miskin, pendidikan juga sama, di sini ada yang sangat pintar ada pula yang tingkat pendidikan tendah, kondisi ini bisa cepat diubah dengan dukungan universitas,” tuturnya.

Kawasan Gersik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan (Gerbangkertasusila) lanjut Wagub, masih menjadi pusat perekonomian Jatim. “Setengah ekonomi Jatim ada di daerah ini, sehingga butuh sumber daya manusia dan infrastruktur yang memadai,” jelasnya.

BACA JUGA: Wagub Jatim Emil Dardak : Jawa Timur Sudah Siapkan SDM Unggul Hadapi Industri 4.0

Karena itu, dalam waktu dekat, Jatim akan membangun beberapa bidang, seperti jaringan transportasi, pertanian,  industri, serta program untuk mengantisipasi bencana banjir. “Banjir menjadi persoalan Gresik, Lamongan, dan Bojonegoro kerap menjadi langganan akibat luapan Bengawan Solo dan Kali Lamong,” paparnya.

Belum lagi persoalan transportasi, dimana Keberadaan jalan tol, bisa menjadi solusi. “Tol Probolinggo – Lumajang sangat dibutuhkan, jika sudah jadi, maka tol Lumajang-Jember pasti cepat dibangun,” imbuhnya.

Ia berharap, masyarakat turut mendukung pembangunan yang direncanan pemerintah. “Dengan dukungan Kauje, Jember harus menjadi sentra pembangunan kawasan tapal kuda,” harapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, jaringan alumni Universitas Jember bisa menjadi contoh bagi kampus lain agar bisa terus bersatu memikirkan bangsa. “Kami bangga Jatim punya kampus besar bukan hanya yang ada di Surabaya, tapi daerah juga punya, salah satunya Jember. (kominfo/kj7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.