Wagub Emil Apresiasi Gerakan 5 Juta Masker Aice dan GP Ansor untuk Korban Bencana di Lumajang

oleh

Wakil Gubernur Jawa Timur Dr. H. Emil DardakB bersama Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq, M.MLsaat penyerahan bantuan masker untuk korban bencana alam di Lumajang .

KILASJATIM.COM, Lumajang, – Wakil Gubernur Jawa Timur Dr. H. Emil Dardak mengapresiasi gerakan bersama Distribusi 5 juta Masker Medis dari Kantor Staf Presiden (KSP), Aice Group dan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) sebagai langkah nyata yang menginspirasi kemajuan dan keselamatan rakyat dalam menghadapi krisis pandemi serta bencana alam meletusnya Gunung Semeru di wilayah Jawa Timur yang dipimpinnya.

“Pandemi covid dan meletusnya Semeru membuat kita makin yakin soal pentingnya kerja sama semua pihak. GP Ansor dan Aice Group lewat misi kemanusiaan pentahelix banyak pihak ini saya apresiasi tinggi. Tentu bencana ganda ini juga harus kita respon dengan semangat ganda. Insya Allah niatan mulia menjagai rakyat dengan masker medis berkualitas ini,” kata Emil.

Pernyataan tersebut Emil berikan bersama dengan GP Ansor, Aice, Bupati Lumajang dan perwakilan masyarakat yang rentan covid-19, di kesempatan Peluncuran 5 Juta Masker Medis untuk 20 Kabupaten dan Kota se-Indonesia, di Panti PKK Pendopo Arya Wiraraja, Lumajang pada Selasa (22/12).

Di kesempatan yang sama, Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq, M.ML juga memberikan apresiasi positif senada atas distribusi 150 ribu masker medis SHIELD ke warga rentan penularan di wilayahnya. Bupati menjelaskan bahwa meskipun kondisi bencana meletusnya Gunung Semeru yang menimpa wilayahnya sudah mulai mereda, namun ancaman lahar dingin masih ada. Bahkan menurutnya, potensi penyebaran virus covid-19 di masyarakat yang rentan terhadap penularan juga tidak kalah berbahayanya.

“3M itu adalah kunci dalam menghindari penularan korona, dan kedisiplinan memakai masker jadi bagian pentingnya. Kami menilai langkah distribusi masker medis yang bagus dari GP Ansor dan Aice ini menjadi inpirasi kuat buat Lumajang untuk bahu membahu menangani cobaan pandemi sekaligus letusan Semeru yang kemarin terjadi,” jelas pemimpin wilayah Lumajang yang beberapa waktu lalu sembuh dari covid-19 ini.

Pimpinan Pusat GP Ansor melalui Wakil Ketua Umum PP GP Ansor Mohammad Haerul Amri menyatakan bahwa gerakan kemanusiaan yang dibangunnya bersama produsen Aice Group sejak awal Pandemi adalah gabungan dari kekuatan kerja sama, dukungan logistik masker berkualitas, dan pembangunan aspek psikologis dari rakyat. Tiga elemen tersebut diyakininya akan menjadi imunitas melawan pandemi dan berbagai cobaan lain yang ada dalam kehidupan saat ini.

“Lumajang menjadi bagian penting di kampanye 5 juta masker medis yang kita jalankan bersama di 20 kota. Cobaan ganda korona dan Semeru di Lumajang menjadi fokus bagi kita untuk segera menurunkan bantuan. Kami ingin meringankan beban berat masyarakat. Insya Allah dengan kerjasama dan sokongan logistik masker medis yang cukup dari Aice, misi ini akan mampu memperbaiki keadaan. Amin,” kata Gus Amri.

5 Juta Masker Medis Berkualitas dari Mojokerto untuk 20 Kota se-Indonesia

Dalam kesempatan yang sama, Juru Bicara sekaligus Brand Manager Aice Group Sylvana mengatakan bahwa kampanye 5 Juta Masker Medis ini merupakan kelanjutan dari misi kemanusiaan sebelumnya, di awal pandemi April lalu. Saat itu, Aice Group dan GP Ansor menjadi pihak yang cukup awal masuk ke lapangan membantu Tenaga Kesehatan (Nakes) di Jabodetabek dan Jawa Tengah dalam memasok berbagai Alat Pelindung Diri (APD) yang sangat langka kala itu.

14 Rumah Sakit Penangan Covid-19 mendapatkan pasokan APD seperti hazmat, masker, thermogun dan berbagai APD lainnya. Selain itu, Aice juga memasok tak kurang dari 1 juta es krim dan freezer-nya ke Nakes di berbagai instalasi penanganan Covid-19 tersebut. Dan sekarang, Aice melanjutkan gerakannya dengan membagikan jutaan masker medis berkualitas ke masyarakat rentan penularan. Bukan hanya korban bencana Semeru, di Lumajang masker disitribusikan juga ke para petugas kebersihan, perwakilan tenaga kesehatan, siswa, santri, mahasiswa, dan berbagai elemen masyarakat lain.

“Kami melanjutkan kerjasama Aice dan GP Ansor dengan berbagai elemen Pemerintahan, masyarakat dan media massa dalam memperkuat masyarakat menghadapi pandemi ini. Kali ini kami menyentuh berbagai kalangan masyarakat bawah yang rentan penularan. Kerawanan pandemi sekaligus dampak meletusnya Gunung Semeru ke Lumajang saat ini, memanggil kami dan berbagai elemen masyarakat untuk datang dan ikut mendukung langkah penanganan yang dilakukan Pemerintah Daerah Lumajang.” Jelas Sylvana.

Sylvana juga menjelaskan bahwa Lumajang menjadi wilayah ke-11 dari 20 kota yang menerima distribusi masker medis SHIELD produksi perusahaannya. Sejak Oktober lalu Gerakan pentahelix ini menyambangi Jakarta, Cirebon, Rembang, Jogjakarta, Semarang, Batang, Bogor, Ambon, Surabaya dan Malang.

Menurutnya, dua puluh kabupaten dan kota yang tersebar di Indonesia tersebut menjadi wilayah sasaran utama kampanye ini. Gerakan ini mengkombinasikan kebijakan Pemerintah dengan keterlibatan lima kelompok pemangku kepentingan utama di masyarakat.

Sylvana berharap dukungan Aice ke masyarakat dengan produksi masker medis dalam jumlah sangat besar ini akan berhasil menekan penularan di masyarakat. Wanita yang sehari-hari menjadi Brand Manager dari Aice Group ini menjelaskan, Aice bukan hanya membagikan lima juta masker lewat Misi Kemanusiaannya dengan GP Ansor dan KSP, tapi juga membagikan 15 juta masker lainnya melalui 200 ribu UMKM yang selama ini menjadi penjual es krim Aice di berbagai wilayah di Indonesia.(kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *