Wabup Nilai Pendidikan Politik Masyarakat Lumajang Sudah Sangat Baik

oleh
Pemantauan Pelaksanaan Pilkades Serentak, di empat desa di Kabupaten Lumajang.

KILASJATIM.COM, Lumajang – Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah) menyampaikan, bahwa pendidikan politik untuk masyarakat Lumajang saat ini sudah sangat baik. Oleh karena itu, diharapkan agar pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2019, dapat dijadikan sebagai percontohan untuk pelaksanaan pesta demokrasi ke depannya.

“Kami harap Pilkades serentak tahun 2019 bisa dijadikan percontohan, karena sekarang ini pendidikan politik untuk masyarakat sudah sangat baik, tidak hanya di wilayah perkotaan tetapi di wilayah pedesaan di wilayah utara Lumajang juga antusias masyarakatnya,” ujarnya dalam kegiatan Pemantauan Pelaksanaan Pilkades Serentak, Rabu (18/12/2019), di empat desa di Kabupaten Lumajang, yakni Desa Ledoktempuro, Tegalbangsri, Kutorenon dan Sari Kemuning.

Bunda Indah juga menyampaikan, dirinya menilai saat ini masyarakat memang benar-benar telah menerima dan memahami pendidikan dalam berpolitik, sehingga dalam pesta demokrasi masyarakat merasa senang dan antusias untuk memilih pemimpinnya.

BACA JUGA: Bupati Ajak Masyarakat Optimis dan Bekerja Keras Membangun Lumajang 

Dirinya berharap, agar ke depan hajatan demokrasi dan politik seperti saat ini dapat berjalan dengan aman dan lancar, karena pendidikan politik sudah dimaknai sebagai sebuah pendidikan yang memang benar-benar menjadi kebutuhan untuk masyarakat.

Bunda Indah menambahkan, bahwa hingga saat ini, pihaknya belum menerima laporan soal money politic. Ia juga berharap, ke depan masyarakat semakin sadar bahwa untuk memilih seorang pemimpinannya tidak dilihat karena uangnya, tetapi karena figur pemimpin yang baik, dan menjadi harapan masyarakat.

“Untuk itu, sebagai antisipasinya, kami meminta agar Panwas (Panitia Pengawas, red) dan Panitia Pilkades harus berjalan profesional, termasuk Aparatur. Jadi, ketika Aparatur, Panwas, dan Panitia Pilkades berjalan dengan profesional, maka semuanya permasalahan akan dapat terselesaikan,” imbuhnya.

BACA JUGA: Pemkab Lumajang Segera Terapkan Smart City  

Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP. Ade Wira Negara Siregar, S.I.K., M.Si., mengungkapkan, bahwa pihaknya akan menjalin sinergisitas dengan semua pihak untuk meredam semua potensi kerawan yang dapat menghambat jalannya Pilkades serentak tahun 2019 yang diikuti oleh 158 desa, sehingga nantinya permasalahan yang terjadi tidak sampai berlarut dan tidak terselesaikan.

“Mudah-mudahan pelaksanaan pesta demokrasi Pilkades serentak tahun 2019 ini dapat berjalan dengan aman dan lancar, hingga nanti ke tahap penetapan perhitungan suara, dan kepala desa terpilih,” ungkapnya.

Ade Wira juga mengungkapkan, bahwa dirinya juga mengharapkan partisipasi dari semua pihak untuk bersama-sama ikut menjaga, agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Lumajang tetap kondusif, sehingga dapat memberikan pelajaran ke depan bahwa Pilkades tidak menjadi sesuatu hal yang ditakuti, tetapi sesuatu yang harus dirayakan untuk kepentingan masyarakat. (kominfo/kj14)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *