Unusa Siapkan Puluhan Beasiswa, Fokus Kembangkan Program Vertikal

oleh -357 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) resmi meluncurkan Program Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026–2027 dengan sejumlah kebijakan baru yang berpihak kepada calon mahasiswa. Salah satunya adalah pemberian puluhan beasiswa serta komitmen menjaga biaya pendidikan tetap terjangkau.

Rektor Unusa Prof Dr Ir Achmad Jazidie, M.Eng. menegaskan, Dana Pengembangan Pendidikan (DPP) dan Dana Operasional Pendidikan (DOP) tahun akademik mendatang tidak mengalami kenaikan signifikan, hanya ada penyesuaian kecil pada beberapa program studi. “Keputusan ini diambil mengingat kondisi ekonomi masyarakat masih belum pulih benar, sementara minat kuliah tetap besar,” ujar Jazidie, Jumat (10/10/2025).

Untuk membantu lulusan SLTA melanjutkan studi, Unusa menyiapkan beragam beasiswa, mulai dari beasiswa Nahdliyin, beasiswa KIPK, beasiswa prestasi akademik dan nonakademik, beasiswa Baznas, beasiswa tahfidz, beasiswa influencer, beasiswa mahasiswa asing, hingga beasiswa mahasiswa berprestasi. “Semua beasiswa ini disiapkan untuk memberikan kesempatan bagi para lulusan sekolah menengah agar bisa tetap melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Kami menyadari ajakan ini perlu keberpihakan kebijakan, salah satunya melalui beasiswa,” tegasnya.

Ia menambahkan, Unusa bersama yayasan juga berupaya mencari sumber dana dari pihak ketiga untuk memperluas peluang beasiswa bagi mahasiswa berprestasi.

Pendaftaran PMB sudah dibuka mulai Oktober 2025, dan seleksi gelombang pertama Fakultas Kedokteran (FK) akan digelar awal November. “Kebijakan ini diambil untuk memberi kesempatan bagi mereka yang tahun lalu belum diterima dan memastikan tahun 2026 bisa kuliah. Kami juga ingin memberi kepastian bagi siswa kelas akhir SLTA yang serius ingin kuliah agar bisa menentukan pilihan sejak dini,” jelasnya.

Selain fokus pada beasiswa, Unusa kini menargetkan peningkatan reputasi nasional dan internasional melalui pembukaan program studi (prodi) baru dan kelas internasional, terutama untuk S1 Keperawatan. “Kami sudah memantapkan diri membuka kelas internasional karena kebutuhan lulusan keperawatan di luar negeri cukup besar. Unusa ingin membekali mahasiswanya untuk itu,” ujar Jazidie.

Baca Juga :  Ditengah Pandemi Covid-19 , Tim Dosen STIE Perbanas Latih Life Skill Anak Yatim Surabaya

Tahun lalu, Unusa telah membuka Prodi Bisnis Digital (S1) dan Magister Manajemen (S2) di bawah Fakultas Ekonomi Bisnis dan Teknologi Digital (FEBTD). Kini, kampus juga tengah menyiapkan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) sebagai bagian dari amanah pemerintah dalam pemenuhan tenaga dokter spesialis. “Unusa oleh pemerintah diamanahi membuka lima PPDS, tapi tahap awal kami fokus dua dulu, yakni PPDS Obgyn dan PPDS Paru. Prosesnya sedang berjalan, dan jika tidak ada kendala, awal 2026 sudah bisa menerima mahasiswa baru,” ungkapnya.

Selain itu, Unusa juga menyiapkan S2 Kesehatan Masyarakat dan Profesi Gizi sebagai langkah lanjutan pengembangan vertikal kampus. “Unusa tidak ingin berkembang ke samping dengan menambah Prodi S1, tapi ingin berkembang vertikal ke atas dengan mengembangkan Prodi S2 atau profesi. Tahun lalu kami sudah membuka jenjang S2 Magister Pendidikan (M.Pd),” tutup Rektor.(tok)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News