Tingkatkan PAD, DPRD Berharap Sinergitas Antar BUMD Terus Dilakukan  

oleh -1.567 views
Ketua Komisi C DPRD Jatim, M Fawaid.

KILASJATIM.COM, Surabaya – Komisi C DPRD Jatim berharap agar BUMD dengan core bisnis keuangan bisa melakukan sinergitas yang lebih serius. Hal ini penting untuk menjadi pengungkit perekonomian dan meningkatkan sumbangsih Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Koordinasi dengan seluruh BUMD Jatim ini sengaja kami lakukan untuk meningkatkan sinergitas antar BUMD dan hasilnya akan kami sampaikan kepada Gubernur Jatim,” ujar Ketua Komisi C DPRD Jatim, M Fawaid saat ditemui di ruang ketua komisi C DPRD Jatim, Rabu (22/1).

Sinergitas antar BUMD bidang keuangan selama ini sudah cukup baik, namun harus terus ditingkatkan. Ia mencontohkan, PT Jamkrida tahun ini bisa menjamin kredit Bank Jatim kisaran 10 persen. Begitu juga dengan Bank UMKM Jatim sudah membikin linkage program dengan Bank Jatim kisaran Rp 30 miliar.

“Kami mendorong ke depan bisa semakin diperbesar nilainya, karena dengan semakin banyak kredit yang beredar tentunya pelaku UMKM akan semakin tumbuh sehingga perekonomian Jatim bisa semakin baik,” harapnya.

BACA JUGA: Menteri Desa PDTT Jadikan Boonpring Bumdes Percontohan  

Di sisi lain, pihaknya juga meminta Biro Perekonomian Jatim membuat kajian dampak kinerja BUMD terhadap PDRB Jatim. Selain itu, Komisi C DPRD Jatim juga mendorong produk-produk BUMD Jatim bisa dioptimalkan dengan bersinergi, sehingga bisa membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Dicontohkan, Puspa Agro bisa mensuplai kebutuhan bahan makanan di BUMD yang lain. Dampaknya, tentu para petani di Jatim yang produknya diambil Puspa Agro harga dan pasarnya menjadi terjamin sehingga kesejahteraan petani juga bisa meningkat. “NPL Bank UMKM masih kisaran 8 persen tapi khusus di sektor pertanian justru NPL nya paling kecil, sehingga kredit kepada petani bisa ditingkatkan,” jelasnya.

Untuk mendorong peran Bank UMKM bisa lebih maksimal ke sektor pertanian, Fawaid akan mendorong Pemprov Jatim untuk menambah modal Bank UMKM Jatim atau memberikan loan agreement. “Bisa saja dana Bank Umum Syariah yang belum terpakai bisa dimanfaatkan Bank UMKM karena dana tersebut tak akan hilang karena akan dikembalikan,” imbuhnya. (kominfo/kj7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.