Tingkat Penghunian Kamar Hotel Berbintang Bulan September di Jatim Turun

oleh -991 views
Kepala BPS Jawa Timur, Teguh Pramono di kantornya. (Ist)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang bulan September 2019 sebesar 54,18 persen atau turun 0,31 poin dibandingkan TPK Agustus sebesar 54,49 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik Jawa Timur, Teguh Pramono mengatakan, angka TPK ini berarti, pada bulan September dari setiap 100 kamar yang disediakan oleh seluruh hotel berbintang yang ada di Provinsi Jawa Timur, setiap malamnya sebanyak 54 hingga 55 kamar diantaranya telah terjual.

Menurutnya, TPK Hotel Berbintang di Jawa Timur Tahun 2017–2019 Rata-Rata Lama Menginap Tamu (RLMT) untuk hotel bintang pada September 2019 adalah 1,68 hari. Ini berarti pada umumnya lama tamu menginap, baik tamu asing maupun tamu Indonesia, di hotel berbintang berkisar antara satu sampai dua hari.

Tingkat Penghunian Kamar merupakan salah satu indikator yang dapat mencerminkan tingkat produktivitas usaha jasa akomodasi. “Jika TPK besar dan cenderung mendekati 100 persen, maka dapat diartikan bahwa sebagian besar kamar akomodasi laku terjual. Kebangsaan Agust,” ujar Teguh kepada media, Senin (25/11)

BACA JUGA: President IFECE Jepang Buka Wawasan Dunia Kerja Bidang Perhotelan ke Mahasiswa Unitomo

Angka RLMT tamu asing yang berkunjung ke Provinsi Jawa Timur dan menginap di hotel berbintang tercatat 2,43 hari. Hal ini dapat diartikan rata-rata tamu asing yang menginap di hotel berbintang pada bulan September 2019 tercatat selama 2 hingga 3 hari.

Sedangkan untuk tamu Indonesia mempunyai angka RLMT selama 1,65 hari, atau rata-rata lamanya tamu Indonesia yang menginap di hotel berbintang yang ada di Provinsi Jawa Timur selama satu hingga dua hari.

Sementara kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) yang datang ke Jawa Timur melalui pintu masuk Juanda pada bulan September 2019 turun sebesar 30,36 persen dibandingkan Agustus yaitu dari 29.751 kunjungan menjadi 20.719 kunjungan.

Jumlah kunjungan Wisman September 2019 turun sebesar 16,57 persen dibandingkan jumlah wisman periode yang sama tahun 2018 yang mencapai 24.835 kunjungan.Wisman terbanyak bulan September berkebangsaan Malaysia yang mencapai 5.343 kunjungan atau turun 32,88 persen, diikuti kebangsaan Singapura dengan 2.535 kunjungan atau turun 24,73 persen, dan kebangsaan Tiongkok sebanyak 2.338 kunjungan atau turun sebesar 9,41 persen dibandingkan Agustus 2019. (kominfo/kj9)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.