Tim Jaksa KPK Berencana Panggil Gubernur Jatim  

oleh
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa

KILASJATIM.COM, Jakarta  – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa akan dipanggil tim Jaksa dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi pada persidangan kasus suap jual beli jabatan di Kementerian Agama dengan terdakwa Romahurmuziy alias Rommy mantan Anggota DPR RI. Tapi, Jaksa KPK masih belum menentukan jadwal pemanggilan, karena dia mengetahui kegiatan Khofifah selaku kepala daerah sangat padat.

Rencana pemanggilan Gubernur Jatim ini setelah sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Wawan Yunarwanto, Jaksa Penuntut Umum mengatakan akan memanggil beberapa orang saksi lagi, termasuk Khofifah, Rabu (28/11/2019).

Seperti dilansir suarasurabaya.net, Kamis (28/11/2019), selain Khofifah, Jaksa KPK juga mengungkap rencana menghadirkan Lukman Hakim Saifuddin mantan Menteri Agama ke persidangan.

Karena, Lukman termasuk salah seorang yang diduga terlibat dalam perkara suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama.

BACA JUGA: Jika Dipanggil KPK, Gubernur Khofifah Siap Klarifikasi

Sementara itu, Fahzal Hendri Ketua Majelis Hakim menegaskan, tujuan pemanggilan Khofifah dan Lukman Hakim untuk mengakomodasi kepentingan semua pihak, baik jaksa mau pun terdakwa.

Sedangkan mengenai jadwal pemeriksaan saksi, Hakim Fahzal mengatakan yang berwenang menentukan waktunya adalah majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara.

Sebelumnya, Tim Jaksa KPK mendakwa Rommy bersama Lukman Hakim Saifuddin Menteri Agama menerima uang suap Rp 325 juta, dengan rincian Rp 255 juta untuk Rommy yang waktu itu menjabat Ketua Umum PPP, dan Rp 70 juta untuk Lukman Hakim.

Uang itu, menurut KPK, berasal dari Haris Hasanudin yang meminta bantuan supaya bisa lolos seleksi jabatan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur.

Padahal, sebagai penyelenggara negara, Rommy dan Lukman Hakim tidak boleh menerima hadiah atau janji, untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu yang bertentangan dengan kewajibannya. (ss/kj7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *