Teater Asal Belanda Tampilkan Hero di Surabaya

oleh -172 Dilihat

KILASJATIM.COM, SURABAYA – Sebuah lakon berjudul: Hero, dijadwalkan bakal dimainkan kelompok teater asal negeri Kincir Angin, Belanda, bernama Studio Figur pada Jumat (21/6/2024) dan Sabtu (22/6/2024) di Kota Surabaya.

Penampilan di Kota Surabaya kali ini merupakan bagian penampilan kelompok teater Belanda Studio Figur untuk rencana tampil di tiga kota di Indonesia selama bulan Juni 2024 ini. Menampilkan lakon: Hero, sebuah pertunjukan visual, musikal, dan puitis dengan perpaduan teater boneka, video live, dan musik yang penuh kejutan.

Hero membawa penontonnya, anak-anak maupun orang dewasa, ke realitas yang berbeda, membahas tema-tema serius dengan cara yang ringan dan cukup mudah dipahami. Digelar oleh Erasmus Huis dan bekerja sama dengan Amadeus Enterprise di Surabaya dan Pendhapa Art Space di Yogyakarta.

Di Surabaya pertunjukan dijadwalkan digelar di Balai Adika Hotel Majapahit Surabaya pada Jumat (21/6/2024) dan Sabtu (22/6/2024), dan di Yogjakarta dilaksanakan di Auditorium Fakultas Seni Pertunjukan Jurusan Teater ISI Yogyakarta pada Senin (24/6/2024) dan Selasa (25/6/2024) dan di Erasmus Huis Jakarta pada Jumat (28/6/2024) dan Sabtu (29/6/2024).

Hero berkisah tentang Moun yang menunggu cukup lama akan datangnya seorang pahlawan super untuk menyelamatkan dunia. Tapi apakah akan ada yang datang? Mungkin ini saatnya bagi  dia memakai jubah pahlawan. Cara bercerita yang kreatif dalam Hero akan membawa penonton ke dalam petualangan yang mengubah dunia.

Studio Figur, yang didirikan oleh direktur artistik Pluck Venema dan Noufri Bachdim, menciptakan teater visual yang puitis dan sensorik. Melalui berbagai objek, video live, dan musik, mereka menceritakan kisah-kisah baru dengan fokus pada isu-isu terkini. “Ini adalah sebuah kehormatan nesar untuk dapat berbagi kisah Hero di Indonesia. Terutama di saat begitu banyak hal yang terjadi di dunia ini, kami ingin menyebarkan harapan. Kami berharap
dapat menginspirasi orang lain dan juga mendapatkan inspirasi dari mereka melalui diskusi dan berbagi pengalaman,” terang  Bachdim.

Baca Juga :  Gandeng Maspion IT, Politeknik Ubaya Gelar Lomba Majalah Digital Nasional

Sementara itu, Direktur Erasmus Huis Nicolaas de Regt menambahkan, “Erasmus Huis bangga dapat membawa pertunjukan Hero karya Studio Figur ke Indonesia. Pendekatan mereka yang inovatif dalam bercerita tidak hanya memikat penonton, tetapi juga mengatasi isu-isu penting seperti anak-anak di wilayah konflik dengan cara yang mudah dipahami. Melalui kisah-kisah inspiratif mereka, kami berharap hal ini dapat membangkitkan rasa tanggung jawab untuk memberikan dampak positif bagi dunia”.(tok)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News