Target 1300 Madrasah Negeri dan Swasta Di Jatim Terapkan Digitalisasi

oleh
Group Head XL Axiata East Region, Bambang Parikesit bersama Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Jawa Timur, Drs. Amin Mahfud,M.Pd.I menyerahkan Home Router dan Paket Internet selama 12 bulan kepada perwakilan Madrasah Aliyah dalam program Gerakan Donasi Kuota Madrasah 4.0 di Sidoarjo, Selasa  (3/12). (Nova/*)

KILASJATIM.COM, Surabaya – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) bersama Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur sepakat menindaklanjuti program Digitalisasi Madrasah dengan penyaluran donasi kuota data.

Saat ini khusus untuk Jawa Timur (Jatim), donasi disalurkan kepada 196 Madrasah Aliyah yang berada di 38 kota/kabupaten. Diantaranya, Bangkalan, Banyuwangi, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang,

Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Madiun, Kabupaten Malang, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Kediri, Kota Kediri, Kota Malang, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, Lamongan, Lumajang, Madiun, Magetan, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Surabaya, Trenggalek, Tuban, dan Tulungagung.

Group Head East Region XL Axiata, Bambang Parikesit mengatakan, internet cepat telah menjadi kebutuhan dasar di setiap lembaga pendidikan di Indonesia, termasuk di Madrasah Aliyah.

XL memberikan donasi kuota kepada 196 MA melalui Kanwil kemenag Jatim.

“Kami sangat mengapresiasi Kemenag yang memiliki visi sangat maju dalam membawa Madrasah memasuki era serba digital melalui program Madrasah 4.0. Karena ini pula kami juga sangat antusias untuk mendukung program tersebut melalui Gerakan Donasi Kuota yang akan mempermudah madrasah mendapatkan akses ke layanan data berkecepatan tinggi,” katanya, usai penyerahan bantuan kuota kepada perwakilan madrasah se Jawa Timur di Kantor Kemenag Jatim Kl. Raya Juanda Surabaya, Selasa (3/12/2019).

Nantinya, secara bertahap XL Axiata akan menyalurkan donasi kuota data kepada total sekitar 579 Madrasah Aliyah yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia hingga akhir 2019. Pemilihan Madrasah penerima donasi dilakukan oleh Kemenag disesuaikan pada jangkauan jaringan layanan data milik XL Axiata.

Karena itu, perluasan penyaluran donasi GDK akan selalu disesuaikan dengan perluasan jaringan data 3G dan 4G yang terus dilaksanakan XL Axiata yang semakin menjangkau area-area pelosok daerah, termasuk area yang berkategori terpencil dan terluar.

Sebagaimana diketahui, sejak diluncurkannya kerjasama kedua pihak pada Juli 2019 lalu, operator seluler itu terus memperluas penyaluran donasi kuota data ke ratusan Madrasah Aliyah (MA) di berbagai daerah.

BACA JUGA: CEO XL Axiata Raih “Apresiasi Perempuan Hebat Indonesia 2019”

“Di wilayah Jawa Timur, jaringan 4G XL Axiata sudah masuk secara merata di seluruh kota/kabupaten. Sehingga akan sangat membantu Madrasah yang ingin menerapkan digitalisasi,” jelas Bambang

Sementara itu, Plt Kepala Kanwil Kemenag Jatim Amin Mahfud mengatakan, sejalan dengan visi Kemenag untuk mewujudkan Madrasah Goes to Digital. Menurutnya, hingga saat ini sudah ada sekitar 650 Madrasah Negeri dan Swasta yang menerapkan digitalisasi.

Pihaknya menargetkan jumlah tersebut akan terus bertambah mencapai 1.300 Madrasah Negeri dan Swasta yang akan menerapkan digitalisasi hingga akhir tahun 2019 nanti.

“Dari cakupan daerah atau lokasi Madrasah yang sudah melaksanakan program Madrasah 4.0, sampai saat ini sudah menjangkau Madrasah yang berada di 27 kota/kabupaten. Sebagian besar di antaranya mendapatkan dukungan akses data yang XL Axiata melalui Gerakan Donasi Kuota,” urai Amin.

 

Group Head XL Axiata East Region, Bambang Parikesit bersama Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Jawa Timur, Drs. Amin Mahfud,M.Pd.I.

Kemenag Jatim menggagas program Gerakan Ayo Membangun Madrasah (GERAMM) dengan tujuan untuk menyempurnakan wajah Madrasah. Tidak hanya dari sisi kurikulum pendidikan, kelembagaan, tetapi yang terpenting peningkatan kompetensi SDM Madrasah. Sehingga mampu dan siap serta peka terhadap perkembangan teknologi digital.

“Upaya ini diharapkan mendapatkan dukungan penuh dari kepala Madrasah dan guru-guru untuk mengubah metode pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi yang berkembang saat ini,” imbuhnya.

Setelah di Jatim, selanjutnya pendistribusian Gerakan Donasi Kuota ini akan berlangsung di ratusan Madrasah Aliyah lainnya yang tersebar di beberapa provinsi yaitu 222 Madrasah Aliyah. Diantaranya di Nusa Tenggara Barat, 24 Madrasah Aliyah di Banten, 11 Madrasah Aliyah di Lampung, 5 Madrasah Aliyah di Riau, dan 8 Madrasah Aliyah di Sumatera Utara.

Sebelumnya sudah dibagikan ke 42 Madrasah Aliyah di Jawa Tengah dan 70 Madrasah Aliyah di Jawa Barat. Proses pendistribusian ini akan berlangsung hingga akhir 2019. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *