Tancap Gas Sedari Awal, Wali Kota Madiun Tinjau Titik-Titik Prioritas Pembangunan  

oleh
Wali Kota beserta kepala OPD terkait meninjau sejumlah lokasi pembangunan fisik yang menjadi prioritas.

KILASJATIM.COM, Madiun – Percepatan pembangunan di 2020 tampaknya bukan isapan jempol belaka. Wali Kota Madiun, Maidi langsung tancap gas dihari pertama kerja tahun ini. Wali Kota beserta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait meninjau sejumlah lokasi pembangunan fisik yang menjadi prioritas, Kamis (2/1).

Rombongan kali pertama meninjau pembangunan taman selamat datang di kawasan PG Rejo Agung. Kawasan tersebut memang direhab menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR). Pengerjaannya sudah 80 persen. Walikota menyebut pekerjaan diprediksi selesai Februari nanti. Pembangunan tersebut direspon cepat walikota dengan berencana mempercantik kawasan di sekitarnya.

‘’Kalau taman selamat datangnya sudah bagus, yang di sekitarnya juga harus baik. Makanya yang sisi timur jalan ini nanti akan kita bangun taman pohon Flamboyan,’’ kata wali kota.

Taman ini berada di sekitar pos polisi. Pos akan dipindahkan sedikit ke selatan. Sisanya, bakal dimanfaatkan untuk taman sampai ke utara. Trotoar juga akan dilebarkan sampai tujuh meter. Lampu penerangan jalan juga ditambah. Wali kota menyebut titik perbatasan wajib wah. Selain cantik juga harus terang. Bagian tugu adipura juga akan dipindahkan dekat taman selamat datang. Bundaran bekas tugu adipura akan dimanfaatkan antara patung pendekar, patung pecel atau lampu besar.

BACA JUGA: Wali Kota Madiun Terima CSR Tabebuya untuk Perindah Kota

‘’Semua perbatasan akan dibuat indah dan terang. Masuk Kota Madiun harus santun dan pelan. Pelan karena lihat kanan-kiri yang bagus dan indah,” terangnya.

Tak heran, wali kota juga meninjau titik perbatasan di barat dan selatan. Yakni, di ring road dan Kelurahan Demangan arah ke Ponorogo. Titik-titik tersebut sengaja direhab dalam waktu dekat ini. Wali kota berharap sebelum Hari Raya Idul Fitri proyek sudah selesai. Artinya, perubahan sudah terlihat saat masyarakat dari perantauan pulang.

Selain itu, wali kota dan rombongan juga meninjau kawasan Proliman dan ‘Pulau’ jalan di simpang tiga Jalan dr. Soetomo. Seperti diberitakan, pembangunan kawasan simpang lima memang akan dilanjutkan. Terutama sentra kuliner di samping Jalan Rimba Darma. Sedang, ‘pulau’ jalan akan diperbanyak di titik-titik lain nantinya.

‘’Program fisik 2020 sudah ada di APBD dan jelas semua. Ini harus segera dilaksanakan. Saya tidak mau terlambat. OPD sengaja saya ajak keliling untuk melihat titik skala prioritas,’’ ujarnya sembari menyebut tiga bulan awal juga prioritas penanaman pohon berbunga.

BACA JUGA: Wali Kota Madiun Dorong Sinergitas TPID Tekan Inflasi Jelang Nataru  

Penanaman pohon butuh segera lantaran masih musim penghujan. Kesempatan hidupnya lebih besar dibanding saat musim kemarau. Pihaknya menyebut bakal ada banyak pohon berbunga di Kota Madiun. Selain Pohon Flamboyan di titik perbatasan utara, walikota akan menanaman Pohon Bungur di perbatasan barat dan Pohon Tabebuya untuk wilayah timur.

‘’2020 tahun perubahan. Saya ingin ada banyak perubahan di tahun ini,’’ pungkasnya. (diskominfo/kj29)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *