Tak Hanya di Timur Tengah, Ternyata Kurma Bisa Tumbuh Subur di Ponorogo  

oleh -2.924 views
Pohon kurma nabi yang tumbuh subur di pekarangan rumah salah satu warga Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo.

KILASJATIM.COM, Ponorogo – Kurma yang biasanya hanya bisa dijumpai negara-negara Timur Tengah ternyata juga bisa tumbuh Kabupaten Ponorogo. Pohon kurma berjenis ajwa atau yang lebih dikenal dengan kurma nabi ini tumbuh subur di pekarangan rumah salah satu warga Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman. Pohon kurma ini sudah berumur 17 tahun dan sudah 3 kali berbuah.

Budijono, pemilik pohon kurma ini menjelaskan, awal mula pohon kurma ini tumbuh di pekarangannya, sejak menanam biji kurma menyediakan saudaranya sepulang dari ibadah haji.

“Dulu dapat biji kurma dari saudara yang berhaji, saya semai 15 biji, dan yang tumbuh dan berbuah hanya satu ini,” ungkapnya, Selasa (14/1/2020).

Budi tidak menyediakan perawatan khusus untuk kurmanya ini, ia hanya memberikan pupuk biasa. Setelah 3 tahun ini berbuah, banyak orang yang berdatangan untuk membeli atau menonton menyaksikan buah kurma tersebut, karena kurma muda memiliki banyak khasiat salah satunya kesuburan.

BACA JUGA: Bupati: Ponorogo Siap Sambut Selingkar Wilis

“Banyak masyarakat ibu-ibu yang ke sini untuk membeli, ya katanya untuk program hamil,” katanya.

Masih kata Budi, pohon kurma ini bisa menjawab keajaiban, karena tidak lulus persilangan. Pasalnya pohon kurma hanya bisa berbuah melalui proses persilangan antar pohon, akan tetapi pohon ini cuma ada satu batang dan bisa berbuah.

“Alhamdulillah ini semua kehendak Yang Maha Kuasa, bisa berbuah seperti ini,” imbuhnya.

Budi juga menjelaskan untuk tahun ini jumlah ranting buahnya menurun dari 13 ranting menjadi 9 ranting dibandingkan tahun lalu. Ia juga menyediakan jaring untuk menghalau serangan kelelawar, dan menyediakan panggung untuk masyarakat yang ingin melihat langsung buah kurmanya.

“Empat hari ini banyak masyarakat yang berkunjung, ada yang mau lihat langsung dan ada yang beli kurma muda,” pungkasnya. (kominfo/kj22)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.