Surabaya World Choral Festival 2025 Resmi Dibuka, Hadirkan 1.500 Peserta dari Empat Negara

oleh -1405 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Surabaya World Choral Festival (SWCF) 2025 resmi dibuka di Balai Pemuda Surabaya, dengan menghadirkan lebih dari 1.500 peserta dari empat negara dan 12 provinsi di Indonesia. Gelaran internasional yang berlangsung hingga 15 November itu kembali menegaskan posisi Surabaya sebagai kota yang ramah terhadap kegiatan seni berskala global. SWCF sendiri pertama kali digelar di Kota Pahlawan pada 2024.

Pelindung kegiatan SWCF 2025, Herlina Harsono Njoto, menyambut langsung para peserta yang datang dari berbagai daerah dan mancanegara. Ia menegaskan bahwa Surabaya membuka diri bagi para pelaku seni untuk berkarya.

“Kami dengan bangga membuka pintu kota ini untuk semua orang. Semoga para peserta dapat menikmati keindahan Surabaya,” ujar Herlina, Rabu, 12/11/2025.

Herlina mengapresiasi kolaborasi antara Pemerintah Kota Surabaya dan komunitas seni yang kembali memastikan festival ini berjalan lancar pada tahun kedua pelaksanaannya. Ia menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Eri Cahyadi dan jajaran Disbudporapar atas dukungan penuh terhadap penyelenggaraan SWCF.

Tak hanya itu, Herlina juga memberi penghargaan kepada Bandung Choral Society dan Direktur Artistik SWCF 2025, Tommyanto Kandisaputra, yang dinilai berhasil membawa festival ini semakin dikenal di kancah internasional.

“Festival ini adalah jembatan yang menyatukan banyak bangsa dalam satu bahasa universal: musik. Surabaya memberi atmosfer yang membuat peserta merasa pulang,” ujarnya.

Sementara itu, Tommyanto Kandisaputra menuturkan bahwa SWCF 2025 menghadirkan 29 kelompok paduan suara serta 48 penampil solo dari Indonesia, Malaysia, Taiwan, Inggris, dan Amerika Serikat. Menurutnya, keberagaman tersebut menjadi kekuatan utama yang memperkaya dinamika festival tahun ini.

“Kehadiran peserta dari berbagai negara menunjukkan bahwa harmoni tercipta ketika kita saling mendengar dan belajar satu sama lain,” kata Tommyanto.

Baca Juga :  Tekan Angka Pengangguran, Pemkot Malang Akan Tambah Hotel Bintang Lima

Selain kompetisi dan pertunjukan, SWCF tahun ini juga menghadirkan berbagai program edukatif, mulai dari workshop, choir clinic, hingga pertukaran budaya. Tommyanto berharap platform ini melahirkan generasi penyanyi paduan suara Indonesia yang lebih percaya diri di panggung dunia.

Para peserta juga mendapatkan kesempatan menikmati suasana Surabaya yang dikenal kaya akan sejarah, budaya, dan kuliner. Herlina menyebut pengalaman berwisata dan berinteraksi dengan kota menjadi bagian penting dari nilai artistik SWCF.

Salah satu agenda yang paling dinantikan dalam festival ini adalah konser spesial “Illuminare”, menampilkan karya-komposer Elaine Hagenberg yang dibawakan Studio Cantorum Surabaya bersama orkestra. Konser tersebut menggambarkan perjalanan manusia dari kegelapan menuju terang sebagai simbol harapan dan kedamaian.

Dengan penyelenggaraan yang semakin matang, SWCF 2025 disebut semakin memantapkan Surabaya sebagai salah satu pusat seni paduan suara di Asia. Herlina berharap festival ini ke depannya semakin inklusif dan mampu menjadi ruang kolaborasi lintas bangsa. (den)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News