KILASJATIM.COM, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat tingginya minat masyarakat untuk bepergian selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Berdasarkan data pemesanan, Kota Surabaya, Malang, dan Yogyakarta menjadi tiga tujuan paling favorit bagi pelanggan kereta api tahun ini.
“Surabaya, Malang, dan Yogyakarta selalu menawarkan ragam daya tarik, mulai dari wisata sejarah, alam, hingga kuliner. Ini menjadi magnet kuat bagi pelanggan pada musim liburan akhir tahun,” ujar Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, Senin (8/12/2025).
Anne menjelaskan bahwa masyarakat kini semakin memprioritaskan kenyamanan dan keberlanjutan dalam memilih moda transportasi untuk liburan keluarga. Hingga Senin, penjualan tiket kereta api telah mencapai 1.083.714 pemesanan tempat duduk, atau 34,87 persen dari total ketersediaan kursi selama masa liburan.
KAI memproyeksikan angka tersebut terus meningkat mendekati puncak periode libur Nataru.
Kereta api Airlangga relasi Surabaya Pasar Turi–Pasarsenen tercatat sebagai perjalanan dengan jumlah pemesanan tertinggi. Untuk kelas komersial, rute menuju Malang, Semarang, dan Yogyakarta mendominasi permintaan penumpang. Sementara itu, kereta api Majapahit relasi Malang–Pasarsenen menjadi salah satu moda favorit di segmen komersial.
Program promo tiket ekonomi komersial juga mendapat sambutan positif. Sebanyak 436.697 tiket promo telah terjual dari total alokasi yang disediakan operator.
Executive Vice President (EVP) Corporate Secretary KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji, menegaskan kesiapan penuh perusahaan dalam menghadapi lonjakan mobilitas penumpang.
“Kami ingin memastikan perjalanan Natal dan Tahun Baru menjadi momentum berkumpul yang hangat bagi keluarga Indonesia. Tiket masih tersedia, dan kami mengajak masyarakat untuk segera melakukan pemesanan di Access by KAI agar mendapatkan jadwal sesuai preferensi,” ujarnya.
KAI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik. Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi resmi perusahaan maupun kanal mitra penjualan agar penumpang mendapatkan ketersediaan tempat duduk sesuai kebutuhan.(ara)









