Stok Beras di Perum Bulog Sub Divre II Surabaya Selatan Aman

oleh
Kepala Perum Bulog Sub Divre II Wilayah Surabaya, Renota Horison.

KILASJATIM.COM, Mojokerto – Di tengah harga gula di pasaran yang mencapai Rp 20 ribu per kg, masyarakat di Mojokerto dan Jombang diimbau tidak perlu khawatir terkait stok beras. Pasalnya, saat ini stok beras di Perum Bulog Sub Divre II Wilayah Surabaya Selatan sebanyak 54 ton sehingga aman hingga akhir tahun 2020 mendatang.

Kepala Perum Bulog Sub Divre II Wilayah Surabaya, Renota Horison mengatakan, berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2016 tentang Penugasan Kepada Perusahaan Umum (Perum) Bulog dalam rangka Ketahanan Pangan Nasional, Perum Bulog ditugaskan untuk menjaga ketersediaan pangan dan stabilisasi harga tiga komoditas pangan pokok.

“Yaitu beras, jagung dan kedelai. Terkait penugasan pemerintah, kita utama di bahan pokok beras. Stok beras di kita ada 54 ribu ton cukup menghadapi bulan puasa sampai akhir tahun masih cukup. Apalagi, bulan April sudah mulai masuk masa panen padi jadi untuk kebutuhan beras. Stok kita aman,” ungkapnya seperti dilansir beritajatim.com, Selasa (31/3/2020).

BACA JUGA: Bulog Jamin Stok Pangan Aman, Bisa Beli Sembako Lewat Online

Masih kata Renota, kondisi saat ini di tengah penyebaran virus corona (Covid-19) tidak berpengaruh. Selain stok beras di Perum Bulog Sub Divre II Wilayah Surabaya aman hingga akhir tahun 2020, juga sudah mulainya masuk masa panen. Meski saat ini Bulog tidak lagi melayani untuk kebutuhan beras rakyat miskin (raskin).

“Tidak ada raskin sehingga tidak ada acuhan, berapa ketahanan per bulannya. Suplai tambahan masuk karena musim panen tiba dan harga beras di pasaran masih stabil karena memang pasokan ada. Terbanyak beras kita dari petani di Jombang tapi Kota dan Kabupaten Mojokerto cukup untuk melakukan penyerapan,” ujarnya. (bjt/kj9)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *