STIS Darul Falah Resmi Berubah Menjadi IAI, Wabup: Tonggak Sejarah Pendidikan Islam Bondowoso

oleh -975 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso — Sidang Senat Terbuka IV Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah (STIS) Darul Falah Bondowoso Tahun 2025 berlangsung khidmat dan sarat makna. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda wisuda, tetapi juga menandai peresmian alih bentuk STIS Darul Falah Bondowoso menjadi Institut Agama Islam (IAI) Darul Falah Bondowoso.

Alih bentuk tersebut ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 1800 Tahun 2025. Penyerahan Keputusan Menteri Agama (KMA) dilakukan secara langsung oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. M. Arskal Salim, GP, M.Ag.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bondowoso menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian besar STIS Darul Falah. Ia menegaskan bahwa perubahan status menjadi institut merupakan tonggak sejarah dan lompatan strategis dalam penguatan pendidikan Islam di Kabupaten Bondowoso.

“Alih bentuk ini bukan sekadar perubahan nomenklatur, tetapi merupakan amanah besar untuk meningkatkan mutu pendidikan, memperluas pengembangan keilmuan, dan memperkuat kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Wakil Bupati juga mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati. Menurutnya, wisuda merupakan awal pengabdian sekaligus tanggung jawab moral untuk mengamalkan ilmu demi kemaslahatan umat.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi dan pesantren dalam rangka pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Pada rangkaian acara tersebut, orasi ilmiah disampaikan oleh Koordinator Kopertais Wilayah IV Surabaya, Prof. Akhmad Muzakki, M.Ag., Grad.Dip SEA, M.Phil., Ph.D. Dalam orasinya, ia menekankan pentingnya transformasi perguruan tinggi keagamaan Islam agar adaptif terhadap dinamika global, tanpa kehilangan akar nilai keislaman dan keindonesiaan.

Baca Juga :  Pemkab Bondowoso Tetap Jalankan Program Prioritas Meski Dana Transfer Pusat Dipangkas

Sementara itu, Rektor STIS Darul Falah Bondowoso, Sutriyono, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses alih bentuk hingga terwujudnya IAI Darul Falah Bondowoso.

Menurutnya, transformasi kelembagaan ini merupakan hasil kerja kolektif yang panjang, melibatkan yayasan, sivitas akademika, alumni, serta dukungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso dan Kementerian Agama Republik Indonesia.

“Perubahan status ini bukan tujuan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk meningkatkan kualitas akademik, tata kelola kelembagaan, serta pengabdian kepada masyarakat,” kata Sutriyono.

Ia menegaskan, dengan status baru sebagai institut, IAI Darul Falah Bondowoso berkomitmen mengembangkan keilmuan Islam yang integratif, moderat, dan responsif terhadap kebutuhan zaman. Ke depan, penguatan riset, pengabdian masyarakat, serta jejaring kerja sama akan terus ditingkatkan.

Rektor juga berpesan kepada para wisudawan agar menjaga nama baik almamater dan menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal pengabdian.

“Mulai hari ini, STIS Darul Falah Bondowoso resmi bertransformasi menjadi Institut Agama Islam Darul Falah Bondowoso. Semoga membawa manfaat luas dan keberkahan bagi umat, daerah, dan bangsa,” pungkasnya..(wan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.