Standard Chartered luncurkan Nexus Solusi Digital di Indonesia

oleh

KILASJATIM.COM, Jakarta – Standard Chartered (“Bank”) meluncurkan solusi “Banking as a service” bernama nexus. Melalui nexus, para pelaku dan platform di ekosistem digital, seperti e-commerce, jejaring sosial, atau perusahaan jasa angkutan berbasis online . Selain itu juga dapat menawarkan produk-produk perbankan seperti pinjaman, kartu kredit, dan tabungan yang diciptakan bersama dengan Bank ke konsumen mereka menggunakan merek mereka sendiri.

Andrew Chia, CEO Standard Chartered Bank Indonesia, mengatakan, solusi nexus yang baru ini memungkinkan Bank untuk secara efisien mengakusisi dan melayani tidak hanya segmen menengah ke atas, tetapi juga segmen pasar massal, termasuk individu dengan akses terbatas ke layanan keuangan yang terjangkau.

“Kemitraan yang unik juga akan
berkontribusi terhadap peningkatan inklusi keuangan dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia, serta mewujudkan janji merek ‘Here for good’ kami. Solusi “Banking as a Service” ini diinkubasi di SC Ventures yang merupakan divisi inovasi, investasi teknologi finansial dan bisnis ventura dari Standard Chartered,” kata Andrew Chia di Jakarta, Kamis (12/03/2020)

Standard Chartered memulai nexus di Indonesia melalui kerja sama dengan salah satu platform e-commerce besar dan berharap dapat menciptakan bersama serta meluncurkan
produk-produk yang dimotori oleh nexus di 2021, bergantung pada persetujuan regulator. Indonesia memiliki tingkat adopsi e-commerce tertinggi di dunia (88%) 1 % dan dengan meluncurkan nexus perdana di Indonesia, Standard Chartered berkesempatan untuk
menjangkau mereka yang belum terjamah layanan perbankan serta memperluas basis konsumennya di Indonesia sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia.

Standard Chartered juga berniat untuk lebih lanjut meluncurkan solusi ini ke negara-negara lain yang memiliki kerangka peraturan yang tepat dan platform digital yang matang di Asia,
Afrika, dan Timur Tengah.Industri e-commerce global yang diestimasikan bernilai Rp398.656 triliun2 (29 triliun Dolar AS) senantiasa mencari solusi inovatif baru untuk menawarkan kemudahan dan lebih banyak
pilihan kepada konsumen. nexus memampukan perusahaan-perusahaan e-commerce untuk dapat menikmati manfaat dari dari neraca yang kuat dan teknologi perbankan kelas dunia dari
Standard Chartered untuk memperdalam loyalitas pelanggan dan meningkatkan pendapatan.

Bill Winters, Group Chief Executive Standard Chartered mengatakan, nexus adalah suatu hal yang memiliki potensi transformasi bagi Bank dan para nasabah.

“Kami akan secara aktif bermitra dengan platform konsumen terkemuka di negara-negara tempat kami beroperasi untuk memampukan akses mudah ke layanan keuangan ke jutaan konsumen baru dan mereka yang fasih teknologi. Kami memulai dengan Indonesia sebagai bagian dari strategi untuk bertumbuh secara digital dan memperluas bisnis kami di negara yang tumbuh dengan pesat ini yang juga merupakan salah satu pasar penting bagi kami,” kata Bill.

Ide pengembangan “Banking as a Service” sendiri bermula dari rencana bisnis yang diprakarsai oleh seorang
karyawan yang kini memimpin tim yang terdiri dari 100 pengembang, insinyur, dan pengembang bisnis profesional di tiga negara. Standard Chartered telah secara aktif bereksperimen dengan model-model bisnis baru untuk
memenuhi kebutuhan nasabah-nasabah yang makin berkembang.

Bank baru-baru ini mengumumkan kerja sama dengan Assembly Payments untuk menghadirkan solusi-solusi pembayaran next generation. Di Hongkong, Bank sedang menjalin kerja sama strategis dengan PCCW, HKT dan Trip.com untuk menghadirkan Mox, bank ritel online mandiri baru di Hongkong. Standard Chartered juga telah mendirikan platform terbuka digital, Solv, untuk
membantu UMKM di India dan negara lain untuk tumbuh dengan menyediakan jajaran layanan finansial dan bisnis. (kj8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *